Konten dari Pengguna

Pengertian Tilawah Menurut Bahasa serta Adabnya bagi Umat Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tilawah Menurut Bahasa. Foto: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tilawah Menurut Bahasa. Foto: freepik.com

Tilawah adalah salah satu istilah yang digunakan dalam mempelajari ilmu Al Quran. Secara umum, tilawah dikenal sebagai metode membaca ayat Al Quran dengan nada atau irama.

Dikutip dari buku Psikoterapi Islam karangan Meisil B Wulur, tilawah menurut bahasa merupakan muradif padanan dari qira’ah yang berarti bacaan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tilawah berarti pembacaan (ayat Al Quran) dengan baik dan indah.

Tilawah yang bagus akan memudahkan orang yang mendengarkannya dalam menghayati ayat Al Quran. Allah juga memerintahkan kepada umat Muslim untuk menghayati Al Quran seperti yang tercantum dalam surat Shad ayat 29.

كِتَٰبٌ أَنزَلْنَٰهُ إِلَيْكَ مُبَٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ

Artinya: “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.

Al Quran merupakan mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Rasul. Maka dari itu, membaca dan memahami Al Quran tidak dapat dilakukan secara asal. Penerapan adab dalam membaca (tilawah) Al Quran sangatlah dianjurkan untuk menghormatinya.

Ilustrasi Tilawah Menurut Bahasa. Foto: freepik.com

Adab Tilawah

Disadur dari buku Ulumul Qur`an karangan Dr. Suhada, M.Ag., berikut adab yang dianjurkan untuk tilawah Al Quran.

1. Berwudhu

Membaca Al Quran dianjurkan dalam keadaan berwudhu, karena termasuk zikir yang paling utama.

2. Memilih tempat bersih dan suci

Membaca Al Quran di tempat yang bersih dan suci untuk menjaga keagungannya.

3. Khusyu’

Membaca dengan khusyu', tenang dan bersahaja serta tidak bermain-main. Tujuannya untuk menjaga kehormatan Al Quran.

4. Menjaga kebersihan mulut

Bersiwak (membersihkan mulut) sebelum bertilawah. Mulut yang bersih dan segar akan membuat diri nyaman ketika membaca. Menjaga kebersihan mulut juga bertujuan untuk menghormati Al Quran sebagai kitab suci.

5. Membaca ta’awudz

Membaca ta'awudz pada permulaannya, sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi:

فَإِذَا قَرَأْتَ ٱلْقُرْءَانَ فَٱسْتَعِذْ بِٱللَّهِ مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ

Artinya: “Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.” (QS. Al Nahl ayat 98)

Ilustrasi Tilawah Menurut Bahasa. Foto: freepik.com

6. Membaca basmalah di setiap permulaan surat

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.“

7. Membaca dengan tartil

Membaca dengan perlahan dan jelas serta menerapkan hukum tajwidnya. Sebagaimana firman Allah SWT berikut:

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

Artinya: “Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.” (QS. Muzzammil ayat 4)

8. Memahami ayat yang dibaca

Meresapi makna dan maksud dari ayat-ayat Al Quran yang berhubungan dengan perintah dan larangan-Nya.

9. Membaguskan suara

Membaguskan suara ketika membaca Al Quran akan membuatnya lebih terasa di hati. Hal ini membuktikan bahwa seseorang membaca Al Quran dengan sungguh-sungguh.

(DND)