Pengertian Transaksi Internal Lengkap dengan Contoh dan Bukti Transaksinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Transaksi bisnis adalah peristiwa atau kejadian ekonomis yang secara langsung mempengaruhi kondisi keuangan atau hasil operasi suatu perusahaan. Transaksi bisnis sering juga disebut sebagai transaksi keuangan atau financial transactions.
Beberapa peristiwa di perusahaan yang dapat dikategorikan sebagai transaksi bisnis yaitu penyetoran assets dari pemilik perusahaan sebagai modal, penjualan barang/jasa secara tunai dan kredit, pembelian assets, dan pembayaran beban-beban perusahaan.
Secara sederhana, transaksi dibedakan menjadi dua jenis, salah satunya adalah transaksi internal. Apakah itu? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Pengertian Transaksi Internal
Transaksi internal adalah transaksi yang hanya melibatkan pihak internal perusahaan. Transaksi ini lebih menekankan pada perubahan posisi keuangan yang terjadi di perusahaan tersebut.
Transaksi internal dapat juga diartikan sebagai bukti pencatatan atas kegiatan-kegiatan yang terjadi di dalam perusahaan itu sendiri yang berhubungan dengan posisi keuangan.
Sri Hartati dalam buku Akuntansi Dasar SMA Kelas 10 menyebutkan, contoh transaksi internal dapat berupa pengakuan beban penyusutan aset tetap, pengakuan beban/pendapatan seiring berjalannya waktu, dan pengakuan beban kerugian piutang.
Bukti transaksi internal biasanya berupa memo yang dibuat oleh pihak-pihak berkepentingan dalam suatu perusahaan. Misalnya, memo yang dibuat manajer bagian pemasaran untuk manajer bagian keuangan.
Adapun hal-hal yang biasanya dicatat dalam memo tersebut bisa berupa transaksi penyusutan aktiva tetap, anggaran beban yang akan dikeluarkan, dan piutang yang tidak dapat ditagih. Dikutip dari buku Pengantar Akuntansi Berdasarkan SAK ETAP dan IFRS oleh Syaiful Bahri, bukti transaksi internal meliputi:
1. Bukti Kas Masuk
Yaitu bukti tentang transaksi yang berhubungan dengan penerimaan kas entitas. Penerimaan kas ini bersumber dari penerimaan pendapatan atau penjualan, penerimaan pelunasan piutang, penerimaan pendapatan sewa, penerimaan penjualan aset, dan penerimaan kas yang lain. Contohnya, pada 20 Desember 2018 PO D&D Trans menerima kas sebesar Rp3.500.000 dari Travel Sejahtera Malang atas pelunasan piutang.
2. Bukti Kas Keluar
Yaitu bukti tentang transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran kas entitas. Pengeluaran kas meliputi pembayaran beban-beban, pembayaran utang, pembelian barang dagangan, dan pengeluaran kas yang lain. Contohnya, pada 17 Desember 2018 PO D&D Trans mengeluarkan kas sebesar Rp5.575.000 kepada Travel Mawar Pamekasan atas pelunasan utang usaha.
3. Bukti Memorial
Yaitu bukti tentang transaksi harian yang tidak menyangkut transaksi penerimaan kas dan pengeluaran kas entitas. Biasanya bukti memorial terkait dengan kebijakan-kebijakan akuntansi seperti pengakuan beban yang masih harus dibayar, penyusutan aset tetap, dan pendapatan yang belum diterima.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan transaksi bisnis?

Apa yang dimaksud dengan transaksi bisnis?
Transaksi bisnis adalah peristiwa atau kejadian ekonomis yang secara langsung mempengaruhi kondisi keuangan atau hasil operasi suatu perusahaan.
Apa itu transaksi internal?

Apa itu transaksi internal?
Transaksi internal adalah transaksi yang hanya melibatkan pihak internal perusahaan.
Apa contoh transaksi internal dalam perusahaan?

Apa contoh transaksi internal dalam perusahaan?
Contoh transaksi internal dapat berupa pengakuan beban penyusutan aset tetap, pengakuan beban/pendapatan seiring berjalannya waktu, dan pengakuan beban kerugian piutang.
