News
·
23 Maret 2021 18:09

Pengertian Wudhu dan Tata Caranya Sesuai Syariat Islam

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Pengertian Wudhu dan Tata Caranya Sesuai Syariat Islam (22527)
Ilustrasi wudhu Foto: mrjn Photography on Unsplash
Umat Muslim dianjurkan untuk berwudhu dalam segala aktivitas ibadah seperti sholat dan membaca Alquran. Tujuannya untuk mensucikan diri sebelum berinteraksi dengan Allah SWT.
ADVERTISEMENT
Hukum berwudhu sifatnya tidak mutlak, tergantung dengan ibadah yang dilaksanakan. Wajib apabila menjalankan ibadah seperti shalat, memegang Alquran dan melaksanakan thawaf.
Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ibnu Hajar, “Allah tidak akan menerima shalat seseorang diantara kalian sebelum ia berwudhu.”(Ibnu Hajar)
Mengutip buku Terapi Wudhu oleh Muhammad Akrom, menurut syara’, wudhu adalah membasuh, mengalirkan dan memberikan dengan menggunakan air pada setiap bagian dari anggota-anggota wudhu untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada kulit.
Berikut tata cara wudhu yang wajib diperhatikan sesuai syariat Islam.

Tata Cara Wudhu

Mengutip buku Dahsyatnya Air Wudhu oleh Saiful Anwar Al Batawy, tata cara wudhu yakni sebagai berikut:
  1. Berniat untuk berwudhu dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah. Ambilah air wudhu dengan tangan kanan.
  2. Basuh wajah dengan air dimulai dari tempat tumbuhnya rambut di dahi hingga ujung janggut. Membasuh wajah disyaratkan dari atas hingga ke bawah.
  3. Setelah itu, membasuh kedua tangan sampai dengan kedua siku. Mulai dari ujung kuku, sela-sela jari hingga kedua siku. Sekaligus membersihkan segala kotoran yang menempel pada kulit, seperti cat atau tinta.
  4. Mengusap sebagian kepala dengan menempelkan telapak tangan kanan yang telah dibasahi dengan air ke atas kepala.
  5. Membasuh kedua kaki sampai dengan kedua mata kaki dan sela-sela jari.
  6. Melaksanakan dengan tertib secara berurutan.
ADVERTISEMENT
Untuk mencuci telapak tangan, mengusap telinga, berkumur dengan mengulang tiga kali itu merupakan sunnah wudhu yang dianjurkan. Sebagaimana dicontohkan Rasululllah SAW.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian shalat dua rakaat, tidak berbicara padanya kepada dirinya, niscaya Allah SWT mengampuni dosanya yang terdahulu.”
(PDN)