Konten dari Pengguna

Penjelasan Arti Peribahasa Ada Ubi Ada Talas dalam Bahasa Indonesia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ubi-ubian. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ubi-ubian. Foto: Shutterstock

Peribahasa merupakan ungkapan atau susunan kata yang memiliki arti atau maksud tertentu. Biasanya, maknanya bersifat kiasan atau menggambarkan suatu perumpamaan.

Mengutip buku Teori Proverba (Peribahasa) Nias oleh Syukurman Gea, peribahasa umumnya bersifat turun temurun. Hal ini menunjukkan bahwa peribahasa melekat dalam kehidupan masyarakat sejak lama.

Indonesia sendiri memiliki banyak peribahasa yang mencerminkan budaya dan nilai-nilai dalam masyarakat. Salah satu contohnya adalah peribahasa ada ubi ada talas.

Meskipun terlihat hanya menyebutkan nama umbi-umbian, namun peribahasa ini menyimpan makna yang dalam. Sebenarnya, apa arti peribahasa ada ubi ada talas? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Arti Peribahasa ada Ubi ada Talas

Ilustrasi buku. Foto: Shutter Stock

Bersumber dari buku Mengenal Sastra Lama oleh Eko Sugiarto, peribahasa "ada ubi ada talas" memiliki arti setiap perbuatan pasti ada balasannya. Peribahasa ini menggambarkan hubungan timbal balik dalam interaksi antar individu.

Sementara itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti peribahasa "ada ubi ada talas" adalah kejahatan dibalas dengan kejahatan, begitupun kebaikan dibalas dengan kebaikan. Jadi, barang siapa yang berbuat sesuatu tentu akan mendapat balasan yang setimpal.

Peribahasa ini mengajarkan bahwa tindakan baik atau buruk yang dilakukan terhadap orang lain akan mendapatkan balasan yang serupa. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga sikap dan perilaku dalam berinteraksi dengan orang lain agar tercipta hubungan yang saling menghargai.

Contoh Peribahasa

Ilustrasi buku puisi. Foto: Shutter Stock

Selain "ada ubi ada talas", terdapat beragam peribahasa dalam bahasa Indonesia yang cukup dikenal dan mengandung makna khusus. Berikut contoh-contoh peribahasa sebagaimana dikutip dari Kamus Lengkap Peribahasa dan Ungkapan karya M. Miftah Fauzi:

1. Bagai pinang dibelah dua

Artinya: Dua orang yang mirip, baik secara fisik maupun sifat.

2. Ada udang di balik batu

Artinya: Mengandung makna bahwa ada maksud tersembunyi di balik suatu tindakan.

3. Air susu dibalas dengan air tuba

Artinya: Sebuah kebaikan justru dibalas dengan kejahatan atau pengkhianatan.

4. Tak ada gading yang tak retak

Artinya: Mengajarkan bahwa tidak ada sesuatu yang benar-benar sempurna di dunia ini.

5. Ada gula, ada semut

Artinya: Saat ada keuntungan atau kesenangan, orang-orang pun berdatangan.

6. Bagai air di daun talas

Artinya: Melambangkan seseorang yang tidak punya pendirian atau mudah berubah-ubah.

7. Besar pasak daripada tiang

Artinya: Pengeluaran melebihi pemasukan, biasanya menggambarkan hidup boros.

8. Tong kosong nyaring bunyinya

Artinya: Orang yang banyak bicara, namun sebenarnya tidak memiliki pengetahuan atau isi.

9. Asam di darat, garam di laut, bertemu dalam belanga

Artinya: Jika sudah berjodoh, sejauh apa pun akan dipertemukan.

10. Diam seribu bahasa

Artinya: Seseorang yang memilih diam sepenuhnya tanpa sepatah kata pun.

Baca Juga: Arti Green Forest dalam Bahasa Gaul yang Viral di Media Sosial

(ANB)