Penjelasan Hakikat Manusia sebagai Makhluk Individu, Sosial, dan Spiritual

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia memiliki berbagai sifat yang melekat dalam hidupnya. Karakteristik tersebut mencakup manusia sebagai makhluk individu, sosial, sekaligus spiritual. Ketiga hakikat itu saling berkaitan dan membentuk cara manusia menjalani kehidupan sehari-hari.
Sebagai makhluk individu, manusia memiliki keinginan yang berbeda satu sama lain. Namun, manusia juga membutuhkan hubungan dengan orang lain karena tidak dapat hidup sendiri tanpa interaksi sosial.
Di samping itu, manusia mempunyai kebutuhan spiritual yang berkaitan dengan hubungan kepada Sang Pencipta. Lantas, apa itu hakikat manusia sebagai makhluk individu, sosial, dan spiritual?
Jelaskan Hakikat Manusia sebagai Makhluk Individu, Sosial, dan Spiritual!
Berdasarkan buku Ilmu Sosial & Budaya Dasar karya Herimanto dan Winarno serta buku Pengantar Pendidikan karya Teguh Triwiyanto, berikut penjelasan mengenai hakikat manusia sebagai makhluk individu, sosial, dan spiritual.
1. Manusia sebagai Makhluk Individu
Sebagai makhluk individu, manusia memiliki keinginan untuk mempertahankan harkat dan martabatnya sebagai pribadi yang utuh. Setiap individu juga mempunyai kebebasan untuk memenuhi hak dasar serta mengembangkan potensi diri masing-masing.
Contoh perilaku manusia sebagai makhluk individu, antara lain:
Berusaha untuk memenuhi hak-hak dasar sebagai manusia.
Memenuhi kebutuhan dan kepentingan diri demi kesejahteraan hidup.
Menjaga dan mempertahankan harkat dan martabatnya.
Mengembangkan segenap potensi dalam diri diri, baik dari sisi jasmani dan rohani.
2. Manusia sebagai Makhluk Sosial
Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan interaksi dengan orang lain dalam kehidupan bermasyarakat. Sifat sosial manusia terlihat dari kebiasaan berkomunikasi, bersosialisasi, hingga membentuk kelompok dengan manusia lainnya.
Kehidupan sosial juga melahirkan berbagai norma yang berfungsi mengatur hubungan antarmanusia. Beberapa contoh perilaku manusia sebagai makhluk sosial, di antaranya:
Bergorong-royong membersihkan desa.
Mengunjungi orang sakit.
Menghormati aturan dalam kehidupan sosial. Beberapa norma yang mengatur kehidupan sosial, meliputi:
Norma agama, yaitu norma yang bersumber dari ajaran Tuhan berisi perintah serta larangan.
Norma kesusilaan, yaitu norma yang berasal dari hati nurani untuk melakukan kebaikan dan menjauhi keburukan.
Norma kesopanan, yaitu norma yang tumbuh dari kebiasaan dalam lingkungan masyarakat.
Norma hukum yaitu, norma yang dibuat masyarakat secara resmi yang dapat diberlakukan secara paksa.
3. Manusia sebagai Makhluk Spritual
Manusia sebagai makhluk spiritual atau religius memiliki keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Keyakinan tersebut tumbuh menjadi pedoman hidup yang memengaruhi cara berpikir serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
Yang termasuk contoh perilaku manusia sebagai makhluk spritual adalah:
Melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan.
Menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Mengikuti kegiatan keagamaan atau upacara adat tertentu.
Baca Juga: Peran Strategis Dewan Pendidikan dan Masyarakat dalam Ekosistem
(SA)
