Penjelasan Struktur Organisasi Kelas dan Tugasnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelas merupakan lingkup organisasi terkecil yang ada di sekolah. Meski kecil, organisasi kelas juga harus memiliki struktur yang jelas. Tujuannya agar setiap individu akan bertanggungjawab sesuai dengan tugasnya masing-masing.
Menurut Erwin Widiasworo dalam buku Cerdas Pengelolaan Kelas, aspek terpenting dalam membuat struktur organisasi kelas adalah menempatkan personel atau siswa yang tepat pada tempatnya. Caranya dengan mengetahui kemampuan dan pengalaman yang dimiliki masing-masing siswa di kelas.
Berikut penjelasan soal peran-peran dalam struktur organisasi kelas dan tugasnya seperti yang dikutip dari buku Sekali Baca Langsung Inget Ulangan Harian dan Semesteran SD kelas 5 oleh Siti Nurhayati.
Peran-Peran dalam Struktur Organisasi Kelas
1. Wali Kelas
Wali kelas adalah sosok yang memiliki peran paling utama dalam struktur organisasi kelas. Itu karena wali kelas memiliki tugas sebagai pemantau, pembina, sekaligus pengarah ketika organisasi kelas menghadapi masalah. Sederhananya, wali kelas merupakan penasihat bagi para siswa-siswinya.
2. Ketua Kelas
Ketua kelas adalah pemimpin struktur organisasi kelas dari perwakilan siswa. Oleh karena itu, siswa yang dipilih menjadi ketua kelas harus memiliki karakter pemimpin, yaitu tegas, berwibawa, dan memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik. Tugas pokok ketua kelas adalah:
Memimpin jalannya rapat atau diskusi di kelas.
Memberikan ide-ide untuk kegiatan serta pengembangan dalam organisasi kelas.
Memberi pengarahan atau perintah kepada para anggota organisasi kelas.
Menjadi sosok yang memegang keputusan tertinggi di kelas.
Memberikan evaluasi kinerja para pengurus-pengurus organisasi kelas di bawahnya.
Menjadi penghubung antara para siswa di kelas dengan wali kelas.
3. Wakil Ketua Kelas
Wakil ketua kelas adalah pendamping ketua kelas. Wakil ketua kelas memiliki peran sebagai teman diskusi ketua kelas dalam setiap pengambilan keputusan.
Kriteria yang harus dimiliki seorang wakil ketua kelas tidak jauh berbeda dari ketua kelas, yaitu memiliki karakter pemimpin, pandangan luas, dan komunikasi yang baik. Tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh wakil ketua kelas adalah:
Membantu dan menemani ketua kelas dalam berbagai tugas.
Menggantikan peran ketua kelas jika ia berhalangan hadir.
Memberikan saran kepada ketua kelas dalam pengambilan keputusan.
4. Sekretaris
Sekretaris adalah orang yang memiliki peran cukup penting dalam sturktur organisasi kelas. Untuk menjadi sekretaris yang baik, Anda harus memiliki ketelitian, keuletan, dan kemampuan pencatatan yang baik.
Tugas menjadi sekretaris tidak hanya menulis saja, ada beberapa tanggung jawab lain yang juga harus ia penuhi, yakni:
Mencatat serta mengarsipkan hasil-hasil rapat yang dilakukan di kelas.
Memberikan saran pada ketua kelas ketika dibutuhkan.
Bertanggung jawab atas administrasi kelas, mulai dari absensi, surat menyurat, stempel, dan lainnya.
5. Bendahara
Bendahara adalah sosok yang mengatur keuangan dan anggaran kelas. Posisi ini harus diberikan kepada siswa yang jujur, cermat, serta teliti terhadap uang.
Bahkan, disarankan juga untuk memilih siswa yang cukup “galak”. Nantinya, ada situasi di mana sekretaris harus menagih uang kas dari teman-teman yang kurang bertanggung jawab.
Berikut adalah beberapa tugas yang harus dijalani oleh seorang bendahara:
Bertanggung jawab pada laporan dan pencatatan keuangan kelas, baik uang masuk ataupun keluar.
Mempertimbangkan dan memperhatikan segala urusan keuangan kelas.
Mengumpulkan uang kas dari para siswa di kelas.
(NDA)
