Konten dari Pengguna

Pentingnya Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Memahami Indonesia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Memahami Indonesia Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Memahami Indonesia Foto: Pexels

Wawasan nusantara sebagai sarana memahami Indonesia dianggap sebagai indikator pandangan yang cukup vital. Indikator ini memegang esensi penting bagi kelangsungan hidup masyarakat di Tanah Air.

Secara sederhana, wawasan nusantara dapat diartikan sebagai cara pandang bangsa Indonesia terhadap dirinya sendiri beserta lingkungannya. Unsur penting dari wawasan ini digunakan sebagai panduan, pedoman, sekaligus acuan bagi bangsa Indonesia untuk menjalani kehidupan bernegara.

Agar lebih paham konsep wawasan nusantara dan korelasinya dengan kehidupan bernegara, simaklah uraian lengkapnya dalam artikel di bawah ini.

Pengertian Wawasan Nusantara

Ilustrasi Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Memahami Indonesia Foto: Pexels

Emiliana Gulo dalam jurnalnya yang berjudul Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Memahami Indonesia, menjelaskan bahwa wawasan nusantara adalah cara pandang suatu bangsa terhadap dirinya sendiri beserta lingkungannya, yang diuraikan lewat falsafah dasar dan sejarah bangsa. Cara pandang ini relevan dengan posisi dan kondisi geografis suatu negara untuk mencapai tujuan dan cita-cita nasional.

Indonesia memiliki wawasan nusantara yang berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945. Lewat wawasan ini, Indonesia mampu menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan baik.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa wawasan nusantara memiliki peranan penting dalam membimbing bangsa Indonesia menjalani kehidupan kenegaraannya. Cara pandang ini juga bisa bisa menjadi pedoman dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.

Unsur Dasar Wawasan Nusantara

Ilustrasi Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Memahami Indonesia Foto: Pexels

Wawasan nusantara, sebagai perspektif bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, merupakan sebuah fenomena sosial yang selalu berkembang dan memiliki tiga unsur dasar yaitu wadah, isi, dan tata laku.

Hal ini selaras dengan jurnal Wawasan Nusantara Sebagai Sarana Pembangunan Nasional Dan Pembentukan Karakter Bangsa ditulis oleh Mulyati yang membahas soal unsur-unsur dasar wawasan nusantara. Berikut rincian penjelasannya:

1. Wadah

Konsep wadah perlu dilihat melalui prinsip archipelago, yang memandang kumpulan pulau-pulau dan perairan sebagai kesatuan wilayah. Ini berarti wilayah daratan dan perairan tidak dapat dipisahkan dengan batas yang ditentukan oleh perairan sekitarnya. Wilayah tersebut diisi oleh pulau-pulau dan kelompok pulau yang menyatu sebagai kesatuan geografis.

  • Bentuk Wilayah: Wilayah nusantara terdiri dari ribuan pulau yang dihubungkan oleh perairan dan batasnya ditentukan oleh lautan serta daratan. Setelah menjadi negara kesatuan Republik Indonesia, bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang berperan menjadi wadah kegiatan kenegaraan (suprastruktur politik) serta lembaga-lembaga masyarakat sebagai infrastruktur politik.

  • Tata Inti Organisasi: Indonesia mengatur inti organisasinya berdasarkan UUD 1945 yang meliputi bentuk negara, kedaulatan rakyat yang dipegang oleh MPR, serta sistem pemerintahan dan perwakilan. Negara Indonesia berbentuk republik dan kedaulatan berada di tangan rakyat.

  • Tata Kelengkapan Organisasi: Untuk mencapai tujuan nasional yang baik, diperlukan tata kelengkapan organisasi yang mampu mendorong aparatur negara untuk mengarahkan usaha pembangunan sesuai sasaran demi kepentingan rakyat. Tentu, ini harus didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, kesadaran masyarakat dalam berpolitik dan bernegara juga harus ditingkatkan. Organisasi negara harus mampu menampung aspirasi individu maupun kelompok demi stabilitas politik.

2. Isi

Aspirasi bangsa Indonesia sebagai "isi" dari wawasan nusantara mencakup cita-cita proklamasi, asas, ciri-ciri, dan cara kerja. Cita-cita ini sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 yang ingin mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Tujuan utamanya yaitu untuk melindungi bangsa dan tanah air, menciptakan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Ciri-ciri aspirasi wawasan nusantara untuk mencapai kesatuan yang utuh adalah:

  • Manunggal: Dinamika keseimbangan dalam seluruh aspek kehidupan, sejalan dengan "Bhinneka Tunggal Ika."

  • Utuh-menyeluruh: Aspirasi komprehensif di semua aspek, sesuai dengan semangat "Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa."

  • Cara kerja: Berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945, yang menetapkan hak, kewajiban, dan pedoman hidup bermasyarakat.

3. Tata Laku

Tata laku dalam Wawasan Nusantara mencerminkan perilaku bangsa Indonesia dalam mewujudkan aspirasinya. Ini dilakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai kesatuan yang utuh dan menyeluruh guna mencapai tujuan nasional.

Tata laku batiniah berupa penerapan nilai Pancasila yang membentuk sikap mental sesuai dengan kondisi lingkungan hidup. Hal ini berkembang melalui proses pertumbuhan dan kebiasaan budaya.

Di sisi lain, tata laku lahiriah justru tercermin dalam pola tindakan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atau pengawasan.

Baca Juga: Hakikat Wawasan Nusantara dan Tujuannya

(SFN)