Penyebab Cuaca Dingin di Indonesia Menurut Penjelasan BMKG

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah daerah di Indonesia khususnya di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara mengalami penurunan suhu yang cukup signifikan. Penurunan ini membuat cuaca terasa lebih dingin dari biasanya, terutama pada malam hingga pagi hari.
Fenomena cuaca dingin ini sebenarnya merupakan kejadian tahunan yang umum terjadi pada musim kemarau. Langit yang cerah dan kelembapan udara yang rendah membuat panas di permukaan bumi cepat menghilang, sehingga suhu udara pun menurun.
Meski tergolong wajar, masyarakat tetap disarankan menjaga kesehatan dan mengenakan pakaian hangat. Lantas, apa sebenarnya penyebab cuaca dingin di Indonesia? Bagi yang ingin tahu lebih dalam, simak penjelasannya menurut BMKG di bawah ini.
Penyebab Cuaca Dingin di Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa cuaca dingin yang belakangan dirasakan di berbagai wilayah Indonesia bukan disebabkan oleh fenomena Aphelion. Mengutip dari bmkg.go.id, Aphelion adalah peristiwa astronomi tahunan saat bumi berada pada jarak terjauhnya dari matahari.
Fenomena Aphelion biasanya terjadi setahun sekali pada bulan Juli. Meskipun begitu, fenomena ini hanya memberikan dampak yang kecil terhadap penurunan suhu di permukaan bumi, karena perbedaan jaraknya dengan matahari tergolong tidak terlalu signifikan.
Hal ini bisa terlihat dari selisih jarak bumi ke matahari saat Aphelion yang hanya sekitar 3 persen dibandingkan saat Perihelion, sehingga tidak berdampak cukup besar untuk menyebabkan penurunan suhu yang ekstrem di beberapa daerah Indonesia.
Dengan demikian, penurunan suhu yang dirasakan masyarakat lebih banyak dipengaruhi oleh faktor meteorologis dibandingkan astronomis. Dikutip dari akun Instagram resmi @infobmkg, berikut ini beberapa penyebab cuaca dingin yang terjadi di Indonesia:
1. Awal Musim Kemarau dan Pengaruh Angin Timuran
Memasuki musim kemarau, cuaca di Indonesia mulai dipengaruhi oleh angin timuran atau biasa dikenal dengan Monsoon Australia. Angin ini memiliki sifat yang cenderung kering dan dingin, sehingga sangat berkontribusi besar terhadap turunnya suhu udara di Indonesia, terutama di wilayah selatan.
2. Langit Cerah Memicu Penurunan Suhu di Malam Hari
Selain dipengaruhi oleh angin timuran, cuaca dingin di Indonesia juga disebabkan oleh langit yang cerah pada malam hari, yang mempercepat pelepasan panas dari permukaan bumi ke atmosfer. Akibatnya, suhu udara di sekitar bisa turun cukup drastis menjelang dini hari hingga pagi hari.
3. Hujan Lokal Membawa Udara Dingin Tambahan
Faktor terakhir yang menyebabkan cuaca dingin di Indonesia adalah hujan lokal yang masih terjadi di sejumlah wilayah meskipun sudah memasuki musim kemarau. Hujan ini membawa massa udara dingin dari lapisan atmosfer atas dan menghalangi sinar matahari, sehingga suhu udara terasa lebih sejuk sepanjang hari.
Baca juga: Sampai Kapan Cuaca Dingin Jakarta Bertahan? Begini Menurut BMKG
(RK)
