Penyebab Jerawat Pustula dan Cara Menghilangkannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jerawat pustula merupakan salah satu jenis penyakit kulit berupa tonjolan yang di dalamnya terisi nanah. Kehadiran jerawat ini tidak hanya mengurangi rasa percaya diri, tetapi juga menimbulkan rasa nyeri saat disentuh.
Mengutip buku Cantik dan Awet Muda dengan Buah, Sayur, dan Herbal karya Emma S.Wirakusumah, jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat produksi kelenjar minyak yang berlebihan dan menyebabkan penyumbatan pori-pori.
Hampir setiap orang pasti pernah mengalami gangguan jerawat. Daerah yang sering muncul jerawat biasanya adalah muka, dada, punggung belakang, dan atas lengan.
Jerawat terbagi menjadi dua jenis, yaitu jerawat non-inflamasi dan jerawat inflamasi. Jerawat non-inflamasi lebih dikenal dengan istilah komedo. Sementara itu, jerawat inflamasi adalah jenis jerawat yang meradang, seperti jerawat batu atau pustula.
Seperti apa bentuk jerawat pustula? Bagaimana cara mengatasinya? Untuk mengetahui hal tersebut, simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut ini.
Pengertian Jerawat Pustula
Berdasarkan tulisan pada buku Beautyclopedia: 110 rahasia cantik alami karya Go Dok, jerawat pustula adalah benjolan kecil di permukaan kulit dengan dasar berwarna merah dan kepala putih berisi nanah.
Peradangan kulit ini umumnya terjadi bukan karena bakteri, melainkan iritasi yang disebabkan oleh zat kimia. Jika jerawat ini ditekan, akan menimbulkan luka dengan jaringan parut yang dalam dan meninggalkan warna gelap pada kulit.
Jerawat pustula atau jerawat nanah mempunyai bentuk yang berbeda dengan jerawat pada umumnya. Adapun tanda-tanda jerawat pustula adalah sebagai berikut:
Muncul benjolan yang lebih besar dari komedo dengan diameter sekitar 5 – 10 mm.
Bagian puncak benjolan berwarna putih seperti komedo tertutup.
Kulit di sekeliling benjolan tampak memerah akibat peradangan.
Benjolan terasa nyeri saat disentuh.
Penyebab Jerawat Pustula
Jerawat pustula muncul ketika dinding pori-pori mengalami kerusakan atau tersumbat. Rusaknya pori menimbulkan noda berwarna merah dan bengkak yang disebut papula. Untuk melawan infeksi, sel darah putih dalam tubuh berkumpul di papula dan membentuk nanah.
Dihimpun dari buku Merawat Kulit dan Wajah karya dr. Maria Dwikarya, beberapa faktor umum yang menyebabkan timbulnya jerawat pustula antara lain:
Kehamilan
Perubahan hormon
Menopause
Pola makan
Kosmetik atau obat-obatan tertentu
Polusi, dsb
Cara Menghilangkan Jerawat Pustula
Jerawat pustula yang tidak terlalu parah biasanya dapat sembuh sendiri tanpa harus melakukan perawatan khusus. Akan tetapi, ada beberapa cara yang terbukti ampuh mempercepat proses penyembuhan jerawat pustula.
Dilansir dari situs Medical News Today, berikut adalah beberapa cara menghilangkan jerawat pustula pada kulit.
Rajin mencuci area sekitar jerawat pustula dengan air hangat dan sabun lembut, minimal dua kali sehari.
Jangan mengorek atau menekan jerawat pustula agar luka tidak sulit dhilangkan.
Gunakan krim, sabun, atau obat jerawat yang mengandung asam salisilat, sulfur, atau peroksida.
Gunakan masker tanah liat atau gel lidah buaya.
Jika jerawat tidak kunjung menghilang, konsultasikan dengan dokter kulit.
(AAA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan jerawat?

Apa yang dimaksud dengan jerawat?
Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat produksi kelenjar minyak yang berlebihan dan menyebabkan penyumbatan pori-pori.
Apa penyebab jerawat pustula?

Apa penyebab jerawat pustula?
Salah satu faktor paling umum yang memicu munculnya jerawat pustula adalah iritasi zat kimia dari kosmetik atau obat-obatan tertentu.
Bagaimana ciri-ciri jerawat pustula?

Bagaimana ciri-ciri jerawat pustula?
Berdiameter sekitar 5 – 10 mm, bagian puncak benjolan berwarna putih, kulit di sekeliling benjolan tampak memerah.
