Penyebab Kaki Pecah Pecah dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab kaki pecah pecah yang paling umum adalah kurangnya kelembapan pada kaki. Namun, faktor lain seperti usia dan lingkungan juga bisa menjadi pemicu masalah kulit ini.
Kaki pecah-pecah sebenarnya bukan kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan. Meski begitu, masalah ini membuat sebagian besar orang jadi tidak percaya diri, terutama bagi perempuan yang kerap mengenakan high heels yang bagian tumitnya terbuka.
Tidak hanya mengganggu penampilan, kaki pecah-pecah juga menimbulkan perasaan tidak nyaman saat berjalan telanjang kaki. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Simak artikel ini hingga tuntas.
Penyebab Kaki Pecah Pecah
Sebagaimana dijelaskan di awal, kaki pecah-pecah adalah tanda bahwa kulit kurang kelembapan. Kulit kaki menjadi kering karena terjadi tekanan ekstra atau gesekan yang terus-menerus dengan permukaan lantai, terutama pada bagian tumit. Gesekan ini pun membuat tumit menjadi lebih tebal atau kapalan.
Usia juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Menurut informasi dari situs Very Well Health, beberapa wanita yang telah menopause mengalami keratoderma, suatu kelainan kulit yang menyebabkan kaki atau bagian tubuh lainnya pecah-pecah.
Mengutip situs WebMD, berikut beberapa faktor lain yang turut membuat tumit pecah-pecah:
Mandi atau berendam air panas
Menggunakan sabun berbahan keras
Cuaca dingin
Berdiri dalam waktu yang lama
Beberapa kondisi medis juga dapat menyebabkan tumit pecah-pecah, seperti:
Hipotiroidisme, ketika tiroid tidak menghasilkan hormon tertentu.
Juvenile plantar dermatosis, suatu kondisi kulit pada anak kecil.
Sindrom Sjögren, suatu kondisi kronis yang menyebakan tubuh tidak bisa menghasilkan kelembapan yang cukup.
Penyakit kaki atlet atau infeksi jamur.
Taji tumit, tonjolan tulang di bagian bawah tumit.
Baca Juga: Kenali 4 Ciri-ciri Kulit Kering dan Cara Mengatasinya
Cara Mengatasi Kaki Pecah Pecah
Jika kaki Anda pecah-pecah karena kondisi medis, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Namun, jika bukan karena kondisi medis, Anda dapat melakukan hal-hal berikut untuk mengatasinya:
1. Bersihkan Kaki Menggunakan Sabun
Bersihkan atau rendam kaki menggunakan sabun selama 20 menit. Hindari sabun yang mengandung bahan kimia keras karena bisa membuat kulit menjadi semakin kering.
Sambil merendam kaki, gosok tumit yang kering atau pecah-pecah menggunakan batu apung secara perlahan. Setelah itu, keringkan menggunakan handuk berbahan lembut.
2. Pakai Krim Kaki
Oleskan krim pelembap yang mengandung dimethicone pada kaki pecah-pecah. Krim dengan kandungan ini efektif meningkatkan kelembapan kulit kering. Untuk mengoptimalkan penyerapan, dianjurkan untuk mengoleskannya setiap selesai mandi.
3. Gunakan Petroleum Jelly
Petroleum jelly dapat membantu mengatasi kaki kering dan pecah-pecah. Oleskan petroleum jelly dalam jumlah banyak ke kaki, lalu kenakan kaus kaki berbahan katun. Diamkan selama setidaknya satu jam atau semalaman.
Lakukan treatment ini setiap malam. Hasilnya akan terlihat dalam satu minggu, kulit kaki jadi melunak dan mudah dihilangkan menggunakan batu apung.
4. Cukupi asupan cairan tubuh
Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi 8 gelas atau 2 liter air putih setiap harinya. Jika kulit terhidrasi dengan baik, perlahan masalah kaki pecah-pecah pun akan membaik.
(DEL)
