Konten dari Pengguna

Penyebab Mimisan Tiba-Tiba yang Perlu Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mimisan yang terjadi secara tiba-tiba. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mimisan yang terjadi secara tiba-tiba. Foto: Pexels

Mimisan dapat terjadi karena salah satu pembuluh darah di lapisan hidung pecah. Namun, sebagian kasus ada yang terjadi secara tiba-tiba. Apa sebenarnya penyebab mimisan tiba-tiba?

Mimisan merupakan kondisi kesehatan yang sangat umum. Tanpa penanganan medis pun, darah yang keluar dari hidung akan berhenti dengan sendirinya. Namun, tetap perlu diwaspadai apabila mimisan tak kunjung berhenti bahkan bertambah parah.

Menurut buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan milik Asep Kurnia N (2012: 178), mimisan dapat dikategorikan sebagai kondisi darurat, jika seseorang mengalami situasi sebagai berikut:

  • Mimisan berlangsung selama lebih dari 20 menit;

  • Kehilangan banyak darah hanya dalam waktu 5 menit;

  • Terjadi akibat cedera parah;

  • Terjadi secara tidak wajar pada anak-anak;

  • Merasakan darah hingga bagian lidah atau mulut.

Ilustrasi penyebab mimisan tiba-tiba karena adanya cedera hidung. Foto: Pexels

Penyebab Mimisan

Lebih jelasnya, simak uraian penyebab mimisan tiba-tiba berikut ini yang dirangkum berdasarkan buku Pintar untuk Mencegah dan Mengobati Penyakit Bayi dan Anak karangan dr. Eiyta Ardinasari dkk (2016: 215).

1. Adanya Masalah Kesehatan

Perdarahan tiba-tiba pada hidung bisa menjadi salah satu pertanda gangguan kesehatan seperti penyakit liver, gangguan ginjal, hingga kecanduan alkohol berat. Beragam kondisi ini bisa menurunkan kemampuan pembekuan darah, sehingga pengidapnya berisiko mengalami mimisan secara tiba-tiba.

2. Faktor Udara

Udara di dalam maupun luar ruangan yang terlalu kering akibat perubahan suhu tak menentu bisa menjadi penyebab mimisan terjadi secara tiba-tiba.

3. Benda Asing

Masuknya benda asing ke hidung dapat menyebabkan perdarahan. Hal ini sering menjadi penyebab terjadinya mimisan pada anak-anak, misalnya karena memasukkan mainan atau makanan dengan paksa ke bagian hidung.

4. Cedera Hidung

Kecelakaan juga bisa menyebabkan cedera pada hidung sehingga memicu keluarnya darah dari sana. Selain itu, mengorek hidung atau mengeluarkan ingus terlalu keras juga bisa meningkatkan risiko terjadinya mimisan tiba-tiba.

Ilustrasi mengatasi mimisan agar tidak bertambah parah. Foto: Pexels

Cara Mengatasi Mimisan

Selama ini, banyak orang menyarankan untuk mendongakkan kepala untuk mengatasi mimisan. Tapi ternyata cara tersebut tidak efektif. Walaupun terlihat berkurang, darah justru mengalir ke belakang tenggorokan (bukan keluar dari hidung). Oleh sebab itu, pahami cara mengatasi mimisan berikut ini:

1. Tidak panik

Saat darah keluar dari hidung, cobalah untuk tetap tenang. Kepanikan justru bisa menimbulkan tindakan yang memperparah iritasi pada hidung yang mencegah pembekuan.

2. Menekan hidung

Setelah berhasil mengendalikan kepanikan, cubitlah hidung dengan lembut. Cukup tekan tepat di bawah pangkal hidung atau bagian tulang dan tahan selama 10 menit jika memungkinkan. Ini merupakan langkah awal mengatasi mimisan yang terjadi secara tiba-tiba.

3. Condongkan tubuh

Mendongakkan kepala akan memperparah kondisi seseorang. Jadi, cara yang paling tepat adalah condongkan tubuh ke arah depan. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan darah mengalir kembali ke tenggorokan.

4. Memakai kain atau kompres es

Setelah melakukan tahapan di atas, kompres hidung dengan kain yang sudah dibasuh air dingin atau es batu untuk memperlambat darah yang keluar.

Gunakan tisu atau kain untuk menampung darah jika perlu. Cara menghentikan mimisan ini memang cukup memakan waktu agar berhasil, yaitu sekitar 5-20 menit. Namun, jika mimisan tidak berhenti lebih dari 20 menit dianjurkan untuk segera menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

(VIO)