Penyebab Turun Berok Pria dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Turun berok atau hernia adalah penonjolan pada organ atau struktur tubuh lain melalui dinding yang biasa membatasinya. Sederhananya, hernia adalah kondisi ketika organ keluar dari tempat yang tidak semestinya.
Ada beberapa jenis hernia yang dapat dialami penderita. Namun, yang paling sering terjadi adalah jenis hernia inguinalis, yaitu hernia yang terjadi di perut dekat daerah selangkangan.
Mengutip laman Cleveland Clinic, hernia inguinalis lebih berisiko diidap oleh pria. Sebab, terdapat lubang kecil dekat otot pangkal paha pada tubuh pria yang memungkinkan tali spermatika dan pembuluh darah turun ke area testis.
Penyakit ini tidak bisa sembuh dengan sendirinya dan dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa apabila tidak segera ditangani. Untuk memahami lebih jauh tentang turun berok pada pria, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Penyebab Turun Berok Pria
Turun berok pria terjadi akibat lemahnya otot perut karena tekanan berulang. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, misalnya:
Kebiasaan mengangkat beban berat
Batuk atau bersin kronis
Kebiasaan merokok
Kelebihan berat badan
Peningkatan tekanan di dalam perut
Kebiasaan mengejan saat buang air besar atau buang air kecil
Riwayat penyakit turun berok di keluarga
Pernah menjalani pembedahan di area munculnya hernia
Gejala Turun Berok Pria
Turun berok pada pria dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa. Bahkan, bayi pun berisiko mengalaminya. Mengutip Mayo Clinic, hernia inguinalis pada bayi biasanya disebabkan oleh kelemahan pada dinding perut yang sudah ada sejak lahir.
Terkadang, hernia hanya terlihat saat bayi menangis, batuk, atau mengejan saat buang air besar. Penyakit ini akan menyebabkan nafsu makan bayi berkurang dari biasanya.
Sementara itu, pada orang dewasa, hernia inguinalis sering kali tidak disadari. Penderita umumnya akan merasakan adanya benjolan di daerah selangkangan.
Pada kasus tertentu, tonjolan tersebut dapat meluas sampai ke skrotum sehingga membuat skrotum tampak membesar. Berikut gejala turun berok pria selengkapnya:
Tonjolan di kedua sisi tulang kemaluan yang menjadi lebih jelas saat berdiri, batuk, atau mengejan.
Sensasi terbakar atau sakit pada tonjolan.
Rasa sakit atau tidak nyaman di selangkangan, terutama saat membungkuk, batuk, atau mengangkat beban yang berat.
Sensasi berat atau menyeret di selangkangan.
Terasa ada tekanan di area selangkangan.
Rasa sakit dan bengkak di sekitar testis saat usus yang menonjol turun ke skrotum.
Apabila tonjolan hernia semakin menyakitkan, lebih terlihat saat berdiri, ataupun ketika berubah warna menjadi merah, ungu, atau berwarna gelap, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab turun berok pada pria?

Apa penyebab turun berok pada pria?
Antara lain kebiasaan mengangkat beban berat, batuk atau bersin kronis, dan kebiasaan mengejan.
Apa ciri-ciri turun berok pria?

Apa ciri-ciri turun berok pria?
Penderita umumnya akan merasakan adanya benjolan di daerah selangkangan.
Turun berok pada pria apakah berbahaya?

Turun berok pada pria apakah berbahaya?
Turun berok dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa apabila tidak segera ditangani.
