Peran AI dalam Dunia Seni, Ini 5 Bidang yang Paling Terpengaruh

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dunia seni dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup siginifikan. Di balik kemajuan ini, kecerdasan buatan (AI) memainkan peran penting dalam membantu para pelaku seni menghadirkan karya-karya yang inovatif.
Seiring dengan perkembangan tersebut, kumparan bekerja sama dengan Populix menyusun Indonesia AI Report 2025. Laporan ini mengungkap bahwa teknologi kecerdasan buatan kini tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga bagian dari proses kreatif yang membentuk arah baru bagi industri seni di Indonesia.
Untuk melihat sejauh mana pengaruhnya, berikut hasil survei publik tentang lima bidang seni yang paling terpengaruh oleh kecerdasan buatan (AI).
Peran AI dalam Dunia Seni versi Indonesia AI Report 2025
Dalam hasil riset Indonesia AI Report 2025, tercatat 81% masyarakat menilai bahwa film dan media menjadi bidang yang paling banyak tersentuh oleh AI. Mulai dari proses penyuntingan, efek visual, hingga animasi, teknologi ini membuat karya menjadi lebih efisien dan memikat secara visual.
Sementara itu, sekitar 75% beranggapan bahwa seni visual seperti ilustrasi, lukisan digital, dan desain grafis juga mengalami transformasi besar berkat AI. Alat berbasis algoritma kini mampu membantu seniman menciptakan karya dengan presisi dan kecepatan tinggi, bahkan untuk eksplorasi gaya artistik baru yang unik.
Di dunia musik, pengaruh AI juga terasa kuat. Sekitar 56% responden menyebut teknologi ini telah banyak digunakan dalam komposisi, produksi, hingga performa di panggung. AI memberi ruang eksplorasi baru bagi musisi untuk berkreasi dengan suara dan aransemen yang lebih inovatif.
Selain itu, bidang sastra dan penulisan kreatif juga tak luput dari sentuhan AI. Sebanyak 43% orang menilai teknologi ini dapat membantu dalam pembuatan puisi, naskah, dan novel.
Adapun dalam seni pertunjukan seperti teater, tari, dan opera, 22% masyarakat melihat AI mulai berperan penting. Teknologi ini dimanfaatkan untuk tata cahaya, musik pengiring, hingga efek panggung guna menciptakan pertunjukan yang imersif.
Meski membawa kemudahan dan inovasi, masyarakat juga menyoroti tantangan yang muncul, terutama soal hak cipta dan orisinalitas karya. AI berpotensi meniru karya visual, audio, atau video tanpa izin, sehingga dibutuhkan aturan yang jelas untuk melindungi kekayaan intelektual para kreator.
Secara keseluruhan, publik memandang AI sebagai mitra kreatif baru dalam dunia seni. Dengan pemanfaatan yang bijak, teknologi ini dapat memperkaya imajinasi, mempercepat proses produksi, dan membuka peluang lahirnya bentuk ekspresi seni yang semakin luas.
Baca hasil riset lengkap Indonesia AI Report 2025 di sini!
Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, Klik “View on Slideshare”
ALTERNATIVE DOWNLOAD LINK: kumparan Indonesia AI Report 2025
Baca Juga: Tantangan AI di Masa Depan Menurut Indonesia AI Report 2025
(ANB)
