Perbedaan AMOLED dan Super AMOLED pada Layar Smartphone

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknologi layar pada perangkat smartphone kini sudah berkembang dengan sangat pesat. Saat ini smartphone menggunakan tipe layar yang berbeda-beda tergantung merk dan spesifikasi yang disematkan di dalamnya, seperti teknologi layar AMOLED dan Super AMOLED.
Dihimpun melalui laman Difference Between, AMOLED merupakan singkatan dari Active Matrix Organic Emitting Diode atau dikenal dengan nama Active-matrix OLED. Pada dasarnya, layar AMOLED terdiri dari empat lapisan, yaitu subtrat, susunan transistor film tipis (TFT), lapisan aktif aktif organik, dan lapisan katoda paling atas.
Apabila dibandingkan dengan teknologi layar sebelumnya, layar AMOLED mengonsumsi lebih sedikit daya. Selain itu, juga akan memberikan kualitas gambar yang jauh lebih baik serta menghasilkan gerakan yang lebih cepat dibandingkan dengan teknologi layar pendahulunya seperti LCD.
Sejumlah merek elektronik kini telah menggunakan teknologi layar AMOLED ini seperti Nokia, HTC, Dell, Samsung, dan Google Nexus. Terlepas dari fitur efisiensi revolusionernya, AMOLED memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah kualitas tampilan kaburnya di bawah sinar matahari langsung.
Di samping itu, AMOLED memiliki kemiripan yang hampir serupa dengan penerusnya, yaitu Super AMOLED. Kedua teknologi ini sama karena perangkat yang digunakannya dapat menggabungkan sensor cahaya dan sentuh sehingga layar dapat dibaca dan dimanipulasi.
Namun, lapisan yang mendeteksi sentuhan (digitizer atau lapisan layar sentuh kapasitif) tertanam langsung ke layar dalam tampilan Super AMOLED. Sedangkan dalam tampilan teknologi AMOLED lapisan layar sentuh kapasitif sepenuhnya terpisah di atas layar.
Lantas, apa saja perbedaan lainnya dari kedua teknologi layar pada smartphone ini? Agar lebih memahami dengan jelas, berikut informasi selengkapnya mengenai perbedaan layar AMOLED dan Super AMOLED.
Perbedaan AMOLED dan Super AMOLED
Mengutip situs resmi Samsung, keunggulan yang ditawarkan dari pengguna Super AMOLED adalah layar akan menjadi 20% lebih terang, konsumsi daya 20% lebih rendah, dan pantulan sinar matahari 80% lebih sedikit. Dengan keunggulan yang dimilikinya, teknologi layar ini kerap hadir di smartphone premium.
Selain itu, Super AMOLED mengintegrasikan antara sensor sentuh dengan layar di dalam satu lapisan saja. Sehingga dapat dikatakan bahwa Super AMOLED lebih unggul dari AMOLED. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa poin lainnya yang menjadi kelebihan dari layar Super AMOLED, diantaranya yaitu:
Memiliki respon yang sangat cepat saat pengguna mengoperasikan berbagai macam aplikasi melalui layar sentuh.
Efektif mengurangi refleksi cahaya, sehingga lebih aman untuk kesehatan mata.
Warna yang dihasilkan sudah semakin banyak dan juga kompleks.
Saturasi dan kualitas warna yang dihasilkan sangat tinggi.
Mendukung kualitas foto dan video dengan resolusi yang tinggi
Sudut pandang yang dihasilkan lebih luas dari AMOLED.
Selain itu, teknologi layar Super AMOLED ini juga memiliki beberapa jenis layar yang dilengkapi dengan fitur tertentu. Misalnya HD Super AMOLED yang memiliki resolusi tinggi sekitar 1280x720 atau lebih besar, dan yang lainnya seperti Super-AMOLED Plus, HD Super-AMOLED Plus, Full HD Super-AMOLED, dan Quad HD Super AMOLED.
Dengan demikian, kesimpulan perbedaan dari AMOLED dan Super AMOLED antara lain:
Ketajaman layar Super AMOLED jauh lebih nyata, dibandingkan dengan OLED dan AMOLED, karena tidak menggunakan kaca sensor layar sentuh di atasnya.
Warna layar terkesan lebih hidup dan sempurna.
Konsumsi daya baterai lebih efisien dibandingkan dengan OLED maupun AMOLED.
(IMR)
