Konten dari Pengguna

Perbedaan Avengers: Endgame Encore dan Endgame 2019

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menonton bioskop Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menonton bioskop Foto: Shutterstock

Film Avengers: Endgame kembali hadir di layar lebar melalui versi khusus bertajuk Avengers: Endgame Encore. Setelah sukses besar dan mencetak rekor sebagai salah satu film terlaris sepanjang masa, film superhero besutan Marvel Studios ini akan kembali menyapa penggemar.

Mengutip laman Marvel, Avengers: Endgame Encore dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Amerika Serikat pada 25 September mendatang. Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal penayangan film tersebut di bioskop Indonesia.

Meski cerita utamanya masih berasal dari film yang dirilis pada 2019, versi terbaru akan membawa sejumlah perubahan yang membuat pengalaman menonton tidak sepenuhnya sama. Lantas, apa saja perbedaan Avengers: Endgame Encore dan Avengers: Endgame yang tayang pada 2019? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Perbedaan Avengers: Endgame Encore dan Endgame 2019

Tony Stark alias Iron Man di 'Avengers: Endgame'. Foto: Marvel

Dirangkum dari laman Pinkvilla, Yahoo Entertainment, dan berbagai sumber lainnya, berikut sejumlah perbedaan antara Avengers: Endgame Encore dan Avengers: Endgame yang dirilis pada 2019:

1. Durasi Lebih Panjang 4 Menit

Salah satu perbedaan yang paling mudah terlihat adalah durasi film. Avengers: Endgame Encore memiliki durasi 185 menit atau sekitar 3 jam 5 menit, sedangkan versi 2019 berdurasi 181 menit.

Artinya, versi Encore memiliki tambahan waktu sekitar empat menit dibandingkan Avengers: Endgame yang pertama kali dirilis di bioskop.

2. Hadir dalam Format Infinity Vision

Avengers: Endgame Encore juga akan ditayangkan dalam format layar Infinity Vision (IMAX). Format ini dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih imersif, terutama dari sisi visual dan audio. Beberapa keunggulan yang ditawarkan format tersebut antara lain:

  • Visual lebih imersif, sehingga detail dalam setiap adegan dapat terlihat lebih jelas.

  • Audio lebih megah, yang membuat adegan aksi terasa lebih intens.

  • Pengalaman menonton terasa lebih seru dan imersif, terutama saat menyaksikan adegan-adegan berskala besar.

3. Menampilkan Exclusive Look Avengers: Doomsday

film Avengers: Doomsday. Foto: Estonia Photography/Shutterstock

Menariknya, Avengers: Endgame Encore juga akan menghadirkan cuplikan eksklusif Avengers: Doomsday yang telah dijadwalkan tayang pada Desember 2026.

Cuplikan ini mencuri perhatian karena menandai kembalinya Robert Downey Jr. ke Marvel Cinematic Universe (MCU), tetapi bukan sebagai Tony Stark. Ia akan memerankan Doctor Doom, karakter antagonis yang diprediksi menjadi salah satu sosok penting dalam MCU.

4. Trailer Menunjukkan Perubahan Color Grading

Perbedaan lainnya terlihat dari tampilan visual dalam trailer Avengers: Endgame Encore yang dirilis Marvel Studios pada Selasa (25/8). Trailer tersebut menampilkan sejumlah momen ikonik dari perjuangan Avengers melawan Thanos, termasuk adegan pengorbanan Tony Stark saat menggunakan Infinity Gauntlet.

Sejumlah penggemar kemudian membandingkan tampilan adegan dalam trailer Encore dengan versi film yang dirilis pada 2019. Dari situ, terlihat adanya perubahan pada color grading, yakni proses pengolahan warna pada video.

Dalam trailer Encore, warna gambar terlihat lebih tajam dengan kontras yang lebih kuat. Sementara itu, versi 2019 cenderung memiliki tampilan yang lebih abu-abu dan redup.

Baca Juga: Sinopsis Film Avengers Endgame Encore Lengkap dengan Daftar Pemain

(ANB)