Konten dari Pengguna

Perbedaan Buku Fiksi dan Nonfiksi dalam Kajian Sastra Bahasa Indonesia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan buku fiksi dan nonfiksi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan buku fiksi dan nonfiksi. Foto: Pixabay

Dalam pengelompokkan jenis buku, terdapat dua istilah yang sudah tidak asing lagi yaitu fiksi dan nonfiksi. Keduanya memiliki perbedaan yang sangat menonjol, bahkan jika dilihat dari pengertiannya.

Sebagai karya sastra yang dinikmati oleh kalangannya, jenis buku tersebut banyak diminati untuk berbagai kepentingan. Baik itu untuk mendapatkan hiburan atau menambah pengetahuan.

Menurut Buku Ajar Apresiasi Prosa Indonesia karya Dina Ramadhanti (2018: 4), pengertian dari buku fiksi adalah cerita rekaan berdasarkan khayalan atau imajinasi seorang pengarang. Contoh dari buku fiksi dapat dilihat pada cerpen, novel, dan roman.

Sementara itu pengertian buku nonfiksi sebagaimana dikutip dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan oleh Minami Try Astuti (2019: 1), adalah buku yang bersumber dari akal pikiran penulis berdasarkan fakta, data, kejadian, atau rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa buku nonfiksi bersifat faktual. Contohnya adalah esai, otobiografi, jurnal, dan karya tulis ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertasi.

Perbedaan buku fiksi dan nonfiksi. Foto: Pixabay

Jika ditelaah lebih lanjut, buku fiksi dan nonfiksi memiliki perbedaan mendasar yang terletak pada isinya. Apabila sebuah teks ditambahkan dengan rekaan dari pengarang, maka termasuk ke dalam buku fiksi. Sedangkan jika teks tersebut berdasarkan fakta maka dikategorikan buku nonfiksi.

Mengutip Buku Ajar Apresiasi Prosa Indonesia karya Dina Ramadhanti (2018: 9), secara spesifik, perbedaan fiksi dan nonfiksi yaitu sebagi berikut.

Karangan Fiksi

  1. Berdasarkan imajinasi pengarang dan bersifat fiktif

  2. Berbentuk cerita pendek, novel, roman, novelet, dan cerita bersambung

  3. Dipengaruhi oleh subyektivitas pengarang

  4. Menggugah perasaan dan membangkitkan emosional pembaca

  5. Mengandung kalimat konotatif dan denotatif yang dapat menimbulkan tafsir beragam.

Karangan Nonfiksi

  1. Berdasarkan fakta, realitas, atau hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari

  2. Berbentuk esai, artikel, resensi, dan opini

  3. Berusaha untuk bersifat objektif, namun menarik dan menggugah nalar serta pikiran pembaca

  4. Kalimat nonfiksi bersifat denotatif agar tidak ada makna yang ganda.

(HDP)