Konten dari Pengguna

Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen Beserta Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pembelajaran Kimia di laboratorium. Sumber: Freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pembelajaran Kimia di laboratorium. Sumber: Freepik.com

Campuran homogen adalah campuran yang terdiri dari zat-zat penyusun yang bercampur secara merata. Alhasil, setiap bagian campuran tersebut memiliki sifat yang sama.

Berbeda pada campuran heterogen di mana zat-zat penyusunnya tidak bercampur merata. Sehingga, ada bagian campuran yang memiliki sifat berbeda.

Mengutip IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika) oleh Djoko Arisworo dkk., terdapat sebuah rumus untuk menentukan kadar zat dalam campuran. Rumus tersebut melibatkan elemen zat terlarut dan zat pelarut.

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menentukan kadar zat dalam campuran adalah persen (%). Persen menyatakan perbandingan antara banyaknya bagian zat terlarut terhadap 100 bagian larutan.

Untuk larutan yang tersusun atas zat padat dan zat cair, cara menghitungnya adalah sebagai berikut:

Persen (%) zat = mt (massa zat terlarut) x 100%

mt (massa zat terlarut) + mp (massa zat pelarut)

Sedangkan untuk larutan yang tersusun dari zat cair dan zat cair, cara menghitungnya adalah:

Persen zat = Vt (volume zat terlarut) x 100%

Vt (volume zat terlarut) + Vp (volume zat pelarut)

Ilustrasi Stainless steel merupakan campuran homogen.

Contoh Campuran Homogen dan Heterogen

1. Contoh campuran homogen

Mengutip buku Taktik Tokcer Kuasai IPA SD/MI Kelas V oleh Desy Wijaya, S.Si., berikut adalah contoh campuran homogen yang kerap ditemukan di sekitar.

  • Larutan gula, campuran air dengan gula

  • Larutan garam, campuran air dengan garam

  • Stainless steel, merupakan campuran logam, besi, dan nikel

  • Perhiasan, merupakan campuran emas dan tembaga

  • Larutan pencuci baju, campuran air dan detergen

  • Cuka, campuran air dan asam asetat

  • LPG, campuran gas butana dan propane

  • Tinta, campuran minyak, perwarna, pelarut, dan bahan-bahan lainnya.

2. Contoh campuran heterogen

Mengutip buku IPA Terpadu SMP dan MTs untuk Kelas VII Semester 1 oleh Mikrajuddin dkk, contoh campuran heterogen adalah sebagai berikut:

  • Debu

  • Asap pembakaran

  • Keju

  • Awan

  • Kabut

  • Cat

  • Tinta

  • Margarin

  • Susu

(ULY)