Perbedaan Cumi-Cumi dan Sotong, Dua Hewan Laut yang Memiliki Tentakel

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cumi-cumi merupakan jenis hewan laut yang masuk dalam kelas Cephalopoda. Hewan ini mempunyai kandungan protein cukup tinggi, sehingga baik untuk mencegah penurunan massa otot tubuh manusia.
Cumi-cumi memiliki 10 buah tentakel yang dilengkapi dengan alat isap. Dijelaskan dalam buku Biologi Interaktif Kelas X IPA karya Tetty Setiowati (2007), alat isap ini berfungsi untuk menangkap mangsa yang ingin disantapnya.
Biasanya, cumi-cumi mengisap air melalui rongga mantel. Selanjutnya, air tersebut dikeluarkan melalui pembuluh lentur yang disebut sebagai sifon. Pembuluh tersebut berfungsi mendorong cumi-cumi bergerak ke arah belakang secara cepat.
Sekilas, cumi-cumi hampir mirip dengan sotong. Tapi, apa perbedaan cumi dan sotong yang sebenarnya? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.
Perbedaan Cumi-Cumi dan Sotong
Dilihat dari anatomi dan morfologinya, cumi-cumi dan sotong memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Umumnya, cumi-cumi memiliki ukuran tubuh lebih panjang dari sotong.
Bentuk tubuh cumi mirip seperti belah ketupat, sedangkan sotong cenderung bulat dan agak pendek. Bentuk sirip sotong melingkari seluruh tubuhnya secara sempurna.
Mengutip buku Pengetahuan Bahan Baku Perikanan karya Tatty Yuniarti, dkk (2021), warna sotong lebih bervariasi. Namun, umumnya berwarna coklat atau kuning kecoklatan dengan punggung bergaris-garis.
Perbedaan morfologi pada cumi-cumi dan sotong jelas terlihat pada ukuran tubuh, seperti juga yang telah dibahas di atas. Cumi-cumi terlihat lebih panjang sedangkan sotong agak bulat pendek.
Sotong memiliki punggung yang lebih keras dibanding cumi-cumi. Ukuran panjangnya bisa mencapai 30-35 cm, namun ukuran standarnya berkisar antara 20-25 cm saja.
Cumi-cumi memiliki alat pencernaan yang terdiri dari mulut, parink, kerongkongan, lambung, usus buntu, usus, dan anus. Sistem pencernaan ini dilengkapi dengan kelenjar yang terdiri atas kelenjar ludah, hati, dan pankreas
Cara Perkembangbiakan Cumi-Cumi dan Sotong
Cumi-cumi dan sotong memiliki alat kelamin terpisah, di mana gonadnya terletak pada bagian posterior tubuh. Bagian ini dekat dengan ujung rongga mantel arah corong sifon.
Reproduksi seksual pada cumi-cumi jantan terdiri atas testis, pori genital, dan penis. Sedangkan pada betina terdiri dari ovum, saluran ovum, dan kelenjar kuning telur.
Saat masa kawin, cumi-cumi dan sotong jantan menarik perhatian betina menggunakan warna kulit. Selanjutnya, spermatophore akan ditransfer dengan bantuan lengan (hectocotylus) ke betinanya.
Hampir 200 telur yang diproduksi betina dalam rongga mantel akan dibungkus dengan kapsul dari bahan gelatin. Pemijahan sotong dilakukan pada perairan dangkal di kedalaman 10-25 m kemudian akan tersebar ke tengah laut.
Uniknya, setiap induk sotong yang telah memijah akan mengalami kematian. Namun pada beberapa kasus, ada juga yang mampu bertahan 2-3 kali setelah proses pemijahan.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa nama latin sotong?

Apa nama latin sotong?
Sepiida.
Apa ciri-ciri dari cumi-cumi?

Apa ciri-ciri dari cumi-cumi?
Cumi-cumi memiliki 10 buah tentakel yang dilengkapi dengan alat isap.
Apa perbedaan bentuk cumi-cumi dan sotong?

Apa perbedaan bentuk cumi-cumi dan sotong?
Bentuk tubuh cumi mirip seperti belah ketupat, sedangkan sotong cenderung bulat dan agak pendek.
