Konten dari Pengguna

Perbedaan Etika dan Moral dalam Kehidupan Sosial yang Perlu Dipahami

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi etika Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi etika Foto: Shutterstock

Daftar isi

Etika dan moral merupakan dua istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua istilah ini biasanya merujuk pada sikap atau tindakan yang berhubungan dengan nilai baik dan buruk.

Tidak heran jika etika dan moral sering kali dianggap memiliki arti yang sama. Padahal sebenarnya, kedua istilah ini memiliki perbedaan yang cukup mendasar.

Mengutip buku Etika Perkantoran susunan Rahman Tanjung, dkk (2021), perbedaan etika dan moral terletak pada standar nilai baik dan buruknya. Biasanya, nilai etika berasal dari standar masyarakat yang menjadi aturan tersendiri dalam kehidupan sosial.

Sementara nilai moral lebih mengacu pada prinsip individu untuk menilai hal yang benar dan salah. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang perbedaan etika dan moral selengkapnya untuk Anda.

Perbedaan Etika dan Moral

Perbedaan etika dan moral dapat dilihat dari segi penggunaan, fleksibilitas, dan penerimaan yang ada di masyarakat. Dirangkum dari jurnal Etika dan Moral dalam Pembelajaran karya Dr. Maruki, M. Ag., berikut penjelasan lengkapnya:

Ilustrasi etika dan moral. Foto: pixabay

1. Etika

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), etika diartikan sebagai ilmu tentang sesuatu yang baik dan buruk, tentang hak dan kewajiban moral, tentang kumpulan asas dan nilai yang berkenaan dengan akhlak, serta tentang asas perilaku yang menjadi pedoman.

Dalam definisi lain, etika diartikan sebagai ilmu atau pemahaman tentang sikap dan perilaku baik atau buruk. Etika sering juga disamakan dengan etiket. Bedanya, etika berbicara tentang moral baik dan buruk, sementara etiket berbicara tentang sopan santun.

Etika dan etiket memiliki persamaan yang cukup signifikan, yaitu sama-sama menyangkut perilaku manusia. Etika dan etiket juga mengatur perilaku manusia secara normatif. Artinya, kedua istilah ini memberi norma bagi perilaku manusia, sehingga mereka tahu mana yang boleh dilakukan dan tidak.

2. Moral

Kata moral selalu mengarah pada baik buruknya perbuatan manusia. Hal ini menyangkut bidang kehidupan manusia yang dinilai dari baik atau buruknya perbutaan mereka.

Istilah moral lekat dengan moralitas, amoral, dan immoral. Kata moralitas memiliki arti yang sama dengan moral, namun moralitas lebih bernuansa abstrak. Moralitas juga bisa dipahami sebagai nilai yang berkenaan dengan baik dan buruk.

Ilustrasi etika dan moral. Foto: pixabay

Sedangkan kata amoral dan immoral memiliki arti yang sama, yakni lawan dari kata moral. Amoral berarti tidak bermoral atau tidak berakhlak.

Dalam kehidupan sehari-hari, etika dan moral sangat diperlukan. Sebab kedua pedoman ini dapat menciptakan tatanan masyarakat yang damai, rukun, dan tenteram.

Perbedaan konsep normatif di antara keduanya tidak penting selama hasilnya sama. Etika dan moral sama-sama bertujuan untuk mewujudkan nilai positif (baik dan benar) dan menghindari nilai negatif (buruk dan salah).

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa arti dari amoral?
chevron-down

Amoral artinya orang yang tidak memiliki moral atau tindakan tidak bermoral.

Apa perbedaan etika dan moral?
chevron-down

Secara umum perbedaan etika dan moral terletak pada standar nilai baik dan buruknya seseorang.

Apa yang dimaksud dengan etika?
chevron-down

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata etika diartikan sebagai ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak serta kewajiban moral; kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak; dan asas perilaku yang menjadi pedoman.