Perbedaan Informed Choice dan Informed Consent dalam Pelayanan Kebidanan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informed choice dan informed consent bukanlah istilah baru dalam dunia kedokteran, khususnya di bidang kebidanan. Kedua istilah ini kerap kali muncul saat seorang wanita berkonsultasi soal kehamilannya dengan bidan.
Baik informed choice maupun informed consent merupakan etika yang harus dipegang teguh oleh bidan. Kesepakatan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290 Tahun 2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran.
Dapat dikatakan bahwa informed choice dan informed consent termasuk hak yang harus diperoleh setiap pasien. Dengan adanya dua persetujuan tersebut, mereka bisa mendapat perawatan atau tindakan medis sesuai dengan yang dibutuhkan.
Namun, sebagian orang belum memahami apa sebenarnya perbedaan informed choice dan informed consent. Agar lebih paham, simak penjelasannya dalam artikel berikut.
Perbedaan Informed Choice dan Informed Consent
Informed Choice
Mengutip buku Etikolegal dalam Praktik Kebidanan tulisan Riyanti, S. SiT., M.Keb., informed choice adalah opsi atau pilihan yang diberikan kepada pasien mengenai alternatif perawatan yang akan dialaminya.
Informed choice penting dilakukan agar pasien bisa memilih pelayanan yang dirasa aman dan nyaman baginya. Karena itu, seorang bidan harus bisa menyampaikan dengan jelas setiap pilihan yang diberikan kepada pasien.
Hal tersebut sejalan dengan kode etik internasional bidan yang menyatakan bahwa bidan harus menghormati hak wanita setelah mendapatkan penjelasan dan mendorong wanita untuk menerima tanggung jawab dari hasil pilihannya.
Contoh informed choice dalam pelayanan kebidanan antara lain sebagai berikut:
Gaya, bentuk pemeriksaan antenatal dan pemeriksaan laboratorium/screening antenatal.
Tempat bersalin, apakah ingin dilakukan di rumah, polindes, rumah bersalin, rumah sakit bersalin, atau rumah sakit. Ini juga mencakup kelas perawatan yang ada di rumah sakit.
Pendampingan saat bersalin.
Percepatan persalinan.
Metode monitor denyut jantung janin.
Diet selama proses persalinan.
Pemakaian obat pengurang rasa sakit.
Mobilisasi selama proses persalinan.
Posisi ketika bersalin.
Keterlibatan suami saat bersalin (misalnya pemotongan tali pusar).
Klisma dan cukur daerah pubis.
Setelah memberikan informasi mengenai berbagai pilihan yang ada, bidan harus memberikan kesempatan kepada klien dan keluarganya untuk mempertimbangkan semua pilihan tersebut.
Informed Consent
Informed consent sejatinya memiliki tujuan yang serupa dengan informed choice, yakni untuk mengedepankan hak-hak pasien selama masa perawatan. Mengutip buku Prinsip Etika dan Moralitas dalam Pelayanan Kebidanan oleh Widya Juliarti, informed consent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien atau walinya setelah mendapatkan informasi (informed choice).
Lebih lengkap, informed consent dapat didefinisikan sebagai suatu persetujuan atau kesepakatan pasien atas upaya medis yang akan dilakukan dokter terhadap pasien setelah pasien mendapatkan informasi mengenai hal tersebut lengkap dengan segala risiko yang mungkin terjadi.
Dalam praktiknya, istilah informed consent kerap kali disamakan dengan surat izin operasi (SIO) yang diberikan kepada pasien sebelum dirinya dioperasi sebagai bentuk persetujuan tertulis.
Informed consent memungkinkan terjadinya kerja sama antara bidan dan pasien sehingga memperlancar tindakan yang akan dilakukan. Dengan demikian, tindakan medis yang dilakukan pun bisa berjalan lancar.
Di sisi lain, informed consent juga dilakukan dengan tujuan meningkatkan kehati-hatian bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan sehingga kejadian malpraktik pun dapat dihindari.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan informed choice?

Apa yang dimaksud dengan informed choice?
Informed choice adalah opsi atau pilihan yang diberikan kepada pasien mengenai alternatif asuhan yang akan dialaminya.
Apa yang dimaksud informed consent?

Apa yang dimaksud informed consent?
Informed consent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien atau walinya setelah mendapatkan informasi
Apa saja contoh informed choice?

Apa saja contoh informed choice?
Salah satu contoh informed choice dalam pelayanan kebidanan, yaitu pilihan tempat bersalin, apakah persalinan ingin dilakukan di rumah, rumah sakit, atau polindes.
