Perbedaan KO dan TKO dalam Dunia Olahraga Tinju

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tinju menjadi salah satu olahraga yang banyak menarik perhatian masyarakat Indonesia. Tinju sendiri merupakan olahraga bela diri yang mempertemukan dua atlet dengan bobot tubuh seimbang untuk saling adu pukulan dalam durasi waktu tertentu.
Untuk menentukan pemenang dalam pertandingan, ada dua metode yang digunakan. Pertama, melalui perhitungan poin yang dikumpulkan selama 12 ronde. Kedua, petarung dinyatakan menang jika lawannya tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Istilah ketika lawan tidak lagi mampu bertarung dalam tinju disebut Knockout (KO). Selain itu, dalam dunia tinju juga dikenal istilah lain, yaitu Technical Knockout (TKO). Lantas, apa sebenarnya perbedaan KO dan TKO dalam olahraga tinju? Berikut penjelasannya.
Perbedaan KO dan TKO dalam Tinju
Mengutip buku Dr. Olahraga Menjelaskan Jenis Olahraga Olimpiade, tinju adalah olahraga bela diri yang mempertemukan dua atlet dengan berat badan seimbang untuk saling adu pukulan. Pertarungan ini biasanya dibagi ke dalam beberapa ronde, masing-masing berdurasi satu hingga tiga menit.
Baik di Olimpiade maupun dalam pertandingan profesional, para petinju berusaha menghindari serangan lawan sambil mencari peluang untuk mendaratkan pukulan. Dalam tinju, terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menentukan hasil pertandingan, seperti Knockout (KO) dan Technical Knockout (TKO).
Meski sekilas tampak serupa, kedua istilah ini sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Berikut beberapa perbedaan antara KO dan TKO dalam tinju yang perlu diketahui.
1. Penyebab
Dikutip dari laman Sportskeeda, KO terjadi akibat pukulan keras yang langsung membuat petinju tidak mampu melanjutkan pertarungan. Sedangkan TKO biasanya terjadi karena keputusan wasit, dokter, atau pelatih untuk menghentikan pertandingan demi keselamatan petinju.
2. Kondisi Petinju
Pada KO, petinju bisa terjatuh atau kehilangan kesadaran dalam hitungan kesepuluh. Sedangkan pada TKO, petinju mungkin masih bisa berdiri, tetapi dianggap tidak aman untuk melanjutkan pertarungan.
3. Fokus Penentuan
Perbedaan terakhir antara KO dan TKO terletak pada fokus penentuan. KO menekankan kekuatan pukulan yang menjatuhkan lawan, sedangkan TKO lebih menitikberatkan pada keselamatan petinju dan kemampuan mereka bertahan di ring.
Petinju dengan Kemenangan Terbanyak Melalui KO
Disadur dari laman dazn.com, KO dan TKO lebih sering terjadi di kelas berat, karena pukulan yang dapat diberikan setiap petinju memiliki kekuatan yang besar. Sedangkan di kelas lebih ringan, petinju biasanya mengandalkan kecepatan dan jumlah pukulan untuk mengungguli lawan.
Berikut adalah beberapa petinju dengan jumlah KO terbanyak dalam sejarah:
Billy Bird – 138 KO
Archie Moore – 132 KO
Young Stribling – 129 KO
Sam Langford – 128 KO
Buck Smith – 120 KO
Kid Azteca – 114 KO
George Odwell – 111 KO
Sugar Ray Robinson (Alabama Kid) – 108 KO
Peter Maher – 107 KO
Sandy Saddler – 103 KO
Baca juga: Duel Tinju Paris vs Rudy Golden Boy Kapan Digelar? Ini Jadwalnya
(RK)
