Konten dari Pengguna

Perbedaan Margarin dan Mentega, Kenali Ciri-cirinya agar Tidak Keliru

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan margarin dan mentega. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan margarin dan mentega. Foto: Unsplash

Margarin dan mentega sama-sama sering digunakan sebagai bahan masakan. Keduanya bisa dipakai untuk membuat makanan bercita rasa gurih seperti nasi goreng dan telur dadar maupun manis seperti kue dan roti.

Tak heran jika banyak orang yang masih sukar mengenali perbedaan margarin dan mentega. Apalagi penampakan keduanya hampir serupa, yaitu berwarna kuning, teksturnya lengket, dan mudah meleleh.

Namun, keduanya tentu memberikan efek dan cita rasa yang berbeda pada makanan. Jadi, jangan sampai salah membedakan kedua produk tersebut agar hasil makanan yang dimasak sesuai dengan yang diinginkan. Nah, agar tidak keliru, simak perbedaan margarin dan mentega di bawah ini.

Perbedaan Margarin dan Mentega

Ilustrasi mentega. Foto: Pixabay

1. Bahan Baku dan Kandungan Lemak

Pada dasarnya, perbedaan margarin dan mentega terletak pada bahan bakunya. Menurut laman Taste of Home, mentega terbuat dari lemak hewani. Komposisinya terdiri dari susu sapi sehingga produk ini memiliki kadar kolesterol dan lemak jenuh tinggi yang tidak terkandung dalam margarin.

Sedangkan, margarin terbuat dari bahan nabati, yaitu minyak kelapa sawit dengan campuran air, garam, serta beberapa bahan tambahan lain. Sebagai produk nabati, margarin mengandung lemak tak jenuh yang baik. Jenis lemak ini membantu mengurangi low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

2. Warna

Cara paling mudah untuk mengenali perbedaan margarin dan mentega adalah warnanya. Meski sekilas terlihat mirip, warna margarin dan mentega sebenarnya berbeda. Dijelaskan dalam situs yummy.ph, margarin memiliki warna kuning pekat, lain halnya dengan mentega yang berwarna kuning pucat.

Warna margarin biasanya didapat dari pewarna alami, yakni biji annatto. Sedangkan, warna kuning pucat yang menjadi ciri khas mentega berasal dari pigmen beta karoten yang terkandung pada tumbuhan yang dimakan sapi.

3. Aroma

Ilustrasi mentega. Foto: Pixabay

Mentega memiliki aroma yang lebih kuat dibandingkan margarin. Aroma yang dihasilkan jauh lebih harum, sehingga mentega cocok digunakan sebagai bahan campuran adonan kue. Kebalikannya, aroma margarin lebih samar.

4. Tekstur

Dari segi tekstur, perbedaan margarin dan mentega cukup kuat. Margarin dibuat dengan proses dehidrogenasi yang mengubah minyak cair menjadi padat.

Itu sebabnya margarin memiliki tekstur lebih padat dan tidak mudah meleleh di suhu ruang. Lain halnya dengan tekstur mentega yang lembut dan mudah meleleh.

Jika digunakan sebagai adonan kue, penggunaan margarin akan menghasilkan kue yang kokoh dan stabil. Sedangkan kue yang dibuat dengan campuran mentega cenderung lebih mudah hancur.

5. Cita Rasa

Mengutip buku Sukses Membuat Aneka Kue oleh Diah Nimpuno, mentega bisa dikenali dengan cita rasa yang gurih dan lezat. Sedangkan, rasa margarin cenderung lebih asin sehingga cocok digunakan untuk membuat masakan dengan cita rasa serupa.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apakah fungsi mentega dan margarin sama?
chevron-down

Margarin dan mentega sama-sama sering digunakan sebagai bahan masakan.

Apakah mentega bisa untuk roti?
chevron-down

Mentega cocok digunakan sebagai bahan campuran adonan kue.

Bagaimana tekstur mentega?
chevron-down

Tekstur mentega lembut dan mudah meleleh.