Perbedaan Not Balok dan Not Angka dalam Karya Musik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Not merupakan tanda yang digunakan untuk mewakili bunyi dengan frekuensi tertentu pada suatu karya musik. Umumnya, ada dua jenis not yang sering digunakan para musisi, yakni not balok dan not angka.
Meski sama-sama digunakan untuk merepresentasikan karya musik, ada sejumlah perbedaan yang harus dipahami antara not balok dan not angka. Perbedaan ini terletak pada bentuk hingga penggunannya.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai pengertian serta perbedaan not balok dan not angka, simak penjelasan di bawah ini.
Pengertian Not Balok dan Not Angka
Dalam buku Raja Soal Semua Mata Pelajaran SD Kelas 6 oleh Dianing Pratiwi, dkk., notasi musik adalah sistem penulisan karya musik yang digunakan untuk mendefinisikan nada, ritme, durasi, dan bagaimana karya musik tersebut harus dimainkan.
1. Notasi Balok
Ini adalah jenis notasi yang paling umum digunakan saat ini. Notasi balok umumnya berada di paranada dengan lambang yang berbeda-beda untuk tiap nada.
Setiap lambang atau simbol menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut. Tinggi nada digambarkan secara vertikal, sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Sementara durasi nada ditampilkan dalam ketukan.
2. Notasi Angka
Ini adalah jenis notasi lain yang digunakan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, India, dan Tiongkok. Dalam notasi angka, not ditentukan dengan angka 1 (do), 2 (re), 3 (mi), 4 (fa), 5 (sol), 6 (la), dan 7 (si). Angka-angka tersebut menunjukkan tinggi-rendahnya nada dalam suatu karya musik.
Baca Juga: Format Penulisan Fungsi Not dalam Seni Musik
Perbedaan Not Balok dan Not Angka
Not angka dan not balok adalah dua jenis notasi yang digunakan dalam penulisan musik di mana masing-masing memiliki cara dan simbol yang berbeda. Dikutip dari buku Mahir Bermain Gitar yang ditulis oleh Ahmad Faisal Al-Kautsar, berikut perbedaan kedua jenis not tersebut:
1. Not Angka
Jenis notasi yang menggunakan angka dari 1 hingga 7 sebagai simbol untuk menulis nada.
Tidak memiliki patokan tinggi nada yang tetap, cocok untuk pembelajaran vokal (menyanyi).
Menggunakan tanda seperti titik, garis tegak, garis mendatar, dan garis miring untuk menunjukkan nada yang naik atau turun, serta jumlah ketukan.
Contoh notasi angka: 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 1' yang berarti nada C – D – E – F – G – A – B – C
2. Not Balok
Notasi yang menggunakan gambar atau simbol dengan makna nilai tertentu.
Penulisan didasarkan pada paranada yang memiliki lambang berbeda untuk tiap nada.
Lambang pada nada not balok berfungsi untuk menunjukkan durasi serta ketinggian nada.
Durasi nada pada not balok akan digambarkan dengan ketukan, biasanya di atas garis pranada yang berbentuk lurus horizontal memanjang.
Menurut Nanang Priatna, dkk. dalam buku Pembelajaran Tematis, perbedaan utama di antara kedua jenis notasi tersebut adalah ]not angka menggunakan angka dan tanda khusus untuk menunjukkan nada dan ritme, sedangkan not balok menggunakan gambar atau simbol yang bermakna nilai tertentu untuk menunjukkan nada dan ritme.
Not balok juga dianggap lebih lengkap karena memberikan informasi yang lebih spesifik tentang durasi dan ketinggian nada. Berbeda dengan not angka yang lebih sederhana dan biasanya digunakan sebagai panduan akord untuk pemain musik awam.
(SAI)
