Konten dari Pengguna

Perbedaan Porang dan Suweg Berdasarkan Ciri-Ciri Morfologinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tanaman porang. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanaman porang. Foto: Pixabay

Porang dan suweg merupakan tanaman umbi-umbian dari anggota genus yang sama, yaitu Amorphophallus. Nama ilmiah porang adalah Amorphophallus muelleri, sedangkan suweg adalah Amorphophallus paenifolius.

Porang dan suweg sering kali sulit dibedakan oleh orang awam. Pasalnya, kedua tanaman ini menghasilkan umbi batang yang bentuknya terlihat mirip.

Meski begitu, porang dan suweg memiliki perbedaan berdasarkan ciri-ciri morfologinya. Apa saja?

Perbedaan Porang dan Suweg

Karakteristik habitat tanaman porang dan suweg dapat dilihat dari iklim dan suhu daerah tempat tumbuhnya. Iklim terbaik bagi kedua tanaman ini adalah suhu yang cukup rendah dan tidak terlalu kering.

Karenanya, porang dan suweg umumnya hidup di dataran tinggi yang lembap dan dengan pancaran sinar matahari yang tidak terlalu banyak. Keduanya tersebar di berbagai pulau di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Jawa.

Jika dilihat secara sekilas, porang dan suweg memang mirip. Faktanya, keduanya bisa dibedakan berdasarkan morfologi tanamannya. Berikut perbedaan porang dan suweg berdasarkan ciri-ciri morfologinya.

1. Ciri-Ciri Porang

Ilustrasi tanaman porang. Foto: Pixabay

Porang adalah tanaman umbi-umbian yang biasa tumbuh pada area hutan atau perkebunan yang ditumbuhi oleh pohon-pohon lainnya. Hal ini karena porang membutuhkan pohon lain untuk menaunginya.

Dikutip dari Budidaya Porang: Tanaman Umbi Trend Di Masa Pandemi dan Bernilai Jual Tinggi oleh Dede Permana, dkk., (2021: 2-3), ciri-ciri porang adalah sebagai berikut.

  • Bentuk daunnya lebar, ujung daun runcing, dan bewarna hijau muda.

  • Kulit batangnya halus, bewarna belang-belang hijau dan putih.

  • Pada permukaan umbi tidak ada bintil, umbi berserat halus, dan bewarna kekuningan.

  • Bentuk bunga porang seperti terompet dan berwarna merah muda saat mekar.

  • Pada setiap pertemuan cabang dan ketiak daun porang terdapat bulbil, yakni tonjolan berwarna cokelat kehitaman berbentuk bulat memanjang. Jika porang masih muda, bulbil tersebut belum muncul.

Menurut data Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tasikmalaya, setiap 100 gram umbi porang memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

  • 50 gram glucomannan

  • 1,64 gram protein

  • 0,0004 gram lemak

  • 57 mg fosfor

  • 4,06 mg besi

  • 0,2 mg mangan

  • 0,08 mg tembaga

  • Karbohidrat meliputi glukosa, fruktosa, sukrosa

2. Ciri-Ciri Suweg

Ilustrasi tanaman Suweg. Foto: Pixabay

Sama seperti porang, suweg juga umumnya banyak ditemukan di area hutan atau perkebunan. Tanaman ini tumbuh subur ketika musim penghujan tiba.

Dikutip dari Pengembangan Kurikulum IPA Terpadu SMP oleh Avia Riza Dwi Kurnia (2020: 94-96), adapun ciri-ciri suweg adalah sebagai berikut.

  • Bentuk daun kecil, ujung daun runcing, dan bewarna hijau.

  • Kulit batangnya kasar, berbintil kecil, dan bewarna belang-belang hijau dan putih.

  • Pada permukaan umbi banyak bintil (calon tunas), umbi beserat, dan bewarna putih.

  • Bentuk bunga suweg seperti terompet dan berwarna merah tua saat mekar.

  • Pada setiap pertemuan cabang dan ketiak daun suweg tidak memiliki bulbil.

Setiap 100 gram umbi suweg memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

  • 1 gram protein

  • 0,1 gram lemak

  • 15,7 gram karbohidrat

  • 62 mg kalsium

  • 41 mg fosfor

  • 4,2 mg zat besi

  • 0,07 mg vitamin B1

  • 82 gram air

  • 69 kalori

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa nama ilmiah tanaman porang dan suweg?
chevron-down

Porang bernama ilmiah Amorphophallus muelleri, sedangkan suweg Amorphophallus paenifolius.

Porang dan suweg bisa ditemukan di mana?
chevron-down

Porang dan suweg umumnya hidup di dataran tinggi yang lembap dan mendapat sinar matahari yang tidak terlalu banyak.

Seperti apa bentuk daun porang?
chevron-down

Bentuk daun porang lebar, ujung daun runcing, dan bewarna hijau muda.