Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umumnya, rangkaian listrik terbagi ke dua macam, yaitu seri dan paralel. Mengutip buku Cara Mudah Menghadapi Ujian Nasional (2008), rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang disusun secara berurut.
Kemudian, arus listrik yang diterima lampu akan berbeda-beda. Apabila saklar dimatikan, semua lampu akan mati.
Sedangkan rangkaian paralel adalah rangkaian listrik yang susunannya memiliki cabang. Arus listrik yang diterima setiap lampu pun sama.
Apabila saklar dimatikan, lampu yang mati adalah lampu yang terhubung dengan saklar tersebut. Rangkaian ini digunakan di rumah, kantor, pabrik, dan sebagainya.
Lalu, apa saja perbedaan signifikan dari rangkaian listrik seri dan paralel? Simak penjelasannya di bawah ini.
Pemasangan rangkaian seri lebih mudah daripada paralel.
Kabel yang digunakan rangkaian seri lebih sedikit daripada paralel.
Rangkaian seri hanya memiliki satu jalur untuk dilalui arus listrik. Sedangkan rangkaian paralel lebih dari satu, tergantung pembuatannya.
Hambatan pada rangkaian seri lebih besar daripada paralel.
Arus listrik pada rangkaian seri berbeda-beda, sedangkan paralel sama.
Kerusakan pada rangkaian seri lebih mudah dideteksi daripada paralel.
Lampu terjauh pada rangkaian seri akan lebih redup.
Rangkaian paralel lebih boros listrik.
(FEP)
