Perbedaan Transpor Aktif dan Pasif dalam Sistem Metabolisme

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sel membutuhkan zat atau molekul untuk menjalankan semua aktivitas metabolismenya. Beberapa zat yang diperlukan harus bergerak masuk ke dalam sel, berlawanan dengan sampah metabolisme yang harus bergerak ke luar sel.
Dalam tubuh manusia, membran sel memegang peranan yang sangat penting dalam proses keluar masuknya zat. Proses ini dikenal sebagai transportasi zat yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu transportasi pasif dan aktif.
Transportasi pasif adalah perpindahan zat-zat mengikuti aliran perbedaan konsentrasi. Sedangkan transportasi aktif adalah perpindahan zat-zat melawan aliran perbedaan konsentrasi dan memerlukan energi.
Mengutip buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas XI susunan Rifki Firmansyah, dkk., transportasi pasif berlangsung melalui proses difusi dan osmosis. Sedangkan transportasi aktif, berlangsung melalui proses transpor aktif, eksositosis, dan endositosis
Keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang perbedaan transpor aktif dan pasif selengkapnya untuk Anda.
Perbedaan Transpor Aktif dan Pasif
Proses transportasi molekuler antarsel berfungsi untuk memindahkan ion dan molekul dari satu sel ke sel yang lain melintasi membran sel. Sel harus mengambil nutrisi dari lingkungan ekstraseluler dan harus mengeluarkan sisa dari proses metabolisme.
Metabolit dapat berpindah melewati membran sel dengan beberapa cara. Jika dibedakan berdasarkan jenisnya, ada dua jenis perpindahan yang dikenal dengan istilah transpor aktif dan pasif.
Transpor aktif membutuhkan energi dalam prosesnya, sementara transpor pasif tidak. Dikutip dari buku Biologi Peternakan susunan Ita Wahyu Nursita, dkk (2020), berikut perbedaan transpor aktif dan pasif selengkapnya:
1. Transpor Aktif
Transpor aktif merupakan sistem transportasi yang memerlukan energi untuk aktivitas pemompaan molekul-molekul oleh protein pembawa. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi.
Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein, carrier protein, dan ionophore.
Transpor aktif ada banyak jenisnya, di antaranya coupled carriers, ATP driven pumps, dan light driven pumps. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah, yaitu simporter dan antiporter.
2. Transpor Pasif
Transpor pasif terjadi akibat konsentrasi molekul yang berbeda antara bagian dalam dan luar sel. Proses ini melewati pintu protein yang akan membawa substansi dari satu sisi ke sisi yang lain melewati membran.
Pada transpor pasif, molekul mengalami perpindahan dari bagian yang memiliki konsentrasi tinggi menuju ke konsentrasi rendah tanpa memerlukan energi. Difusi, osmosis dan difusi terfasilitasi (facilitated diffusion) merupakan contoh yang selama ini dikenal sebagai transpor pasif.
Sementara contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Sedangkan ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan transportasi pasif?

Apa yang dimaksud dengan transportasi pasif?
Transportasi pasif adalah perpindahan zat-zat mengikuti aliran perbedaan konsentrasi
Apa yang dimaksud dengan transportasi aktif?

Apa yang dimaksud dengan transportasi aktif?
Transportasi aktif adalah perpindahan zat-zat melawan aliran perbedaan konsentrasi dan memerlukan energi.
Apa contoh dari transportasi pasif?

Apa contoh dari transportasi pasif?
Difusi, osmosis dan difusi terfasilitasi (facilitated diffusion).
