Perbedaan Will dan Going To dalam Bahasa Inggris beserta Contoh Kalimatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bahasa Inggris, will dan going to merupakan bentuk modal auxiliary verb. Itu adalah kata kerja yang digunakan untuk menambah arti khusus pada kata kerja utama.
Will dan going to dipakai untuk memberi makna pada kalimat present future tense. Sama-sama mengandung arti “akan”, keduanya berfungsi untuk menyatakan suatu kegiatan yang akan dilakukan di masa mendatang.
Meski memiliki makna yang sama, will dan going to memiliki fungsi yang berbeda dan digunakan dalam konteks kalimat yang berbeda pula. Agar lebih paham, simak perbedaan will dan going to berikut ini.
Perbedaan Will dan Going To
Penggunaan Will dalam Kalimat
Mengutip buku Complete English Grammar for the Toefl Test oleh Silvester Goridus Sukur, bentuk will digunakan ketika seseorang memutuskan untuk melakukan sesuatu secara spontan dan tidak direncanakan terlebih dahulu.
Misalnya, Tasya mengatakan dirinya lapar, lalu Hani yang mendengarnya menyahut, “I will find something to eat.” (Aku akan mencari sesuatu untuk dimakan)
Will juga bisa dipakai untuk sebagai bentuk harapan atau memprediksikan sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang. Biasanya, kata will yang merujuk pada fungsi ini didahului dengan I think, I’m sure, I hopeo, I expect, dan sebagainya.
Bentuk kalimat yang mengandung will menggunakan rumus/formula sebagai berikut:
(+) Subject + will + verb 1
(-) Subject + will + not + verb 1
(?) Will + subject + verb 1?
Penggunaan Going To dalam Kalimat
Berbeda dengan will, going to digunakan untuk menyatakan sesuatu yang telah diputuskan atau direncanakan dan akan dilakukan pada waktu mendatang. Misalnya, “They are going to get married next month.” (Mereka akan menikah bulan depan)
Penggunaan going to dalam kalimat bahasa Inggris juga ditujukan untuk meramalkan sesuatu di masa depan berdasarkan tanda-tanda atau gejala yang dapat dilihat saat ini. Misalnya kalimat “It is going to rain (akan segera hujan)” yang diucapkan saat langit tampak mendung.
Bentuk going to dalam kalimat ditulis dengan rumus sebagai berikut:
(+) Subject + to be + going to + verb 1
(-) Subject + to be + not + going to + verb 1
(?) To be + subject + going to + verb 1?
Contoh Penggunaan Will dan Going To
Untuk lebih mudah memahaminya, berikut contoh penggunaan will dan going to dalam bahasa Inggris yang dikutip dari situs ThoughtCo.
I think I'll go to that party next week. (Aku pikir aku akan pergi ke pesta itu minggu depan)
Yes, I will marry you. (Ya, aku akan menikahimu)
The economy will get better soon. (Perekonomian akan segera membaik)
She won’t have time tomorrow. (Dia tidak akan punya waktu besok)
What will they do? (Apa yang akan mereka lakukan?)
We're going to make the presentation next week. (Kami akan membuat presentasi minggu depan)
She's going to attend university and study to become a doctor. (Dia akan kuliah dan belajar untuk menjadi dokter)
I am going to attend the meeting. (Saya akan menghadiri pertemuan tersebut)
He isn't going to visit Rome next year. (Dia tidak akan mengunjungi Roma tahun depan)
Where am I going to stay? (Di mana saya akan tinggal?)
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa perbedaan antara will dan be going to?

Apa perbedaan antara will dan be going to?
Meski memiliki makna yang sama, will dan going to memiliki fungsi yang berbeda dan digunakan dalam konteks kalimat yang berbeda pula.
Kapan menggunakan will dan going to?

Kapan menggunakan will dan going to?
Will dan going to dipakai untuk memberi makna pada kalimat present future tense.
Kapan kita menggunakan will?

Kapan kita menggunakan will?
Bentuk will digunakan ketika seseorang memutuskan untuk melakukan sesuatu secara spontan.
