Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta sebagai Istilah dalam Dunia Bisnis

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah wirausaha dan wiraswasta sering kali digunakan dalam dunia bisnis. Keduanya kerap dianggap sebagai istilah yang merujuk pada seorang pelaku usaha.
Dalam KBBI, wiraswasta didefinisikan sebagai orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.
Sedangkan, istilah wirausaha muncul sebagai padanan wiraswasta. Dalam bahasa Inggris, istilah ini juga bisa dipadankan dengan kata entrepreneur.
Meski begitu, anggapan bahwa wirausaha dan wiraswasta memiliki pengertian yang sama sebenarnya kurang tepat. Sebab, sejatinya keduanya merupakan profesi yang berbeda. Apa perbedaan wirausaha dan wiraswasta?
Baca juga: 13 Ide Usaha Sampingan yang Menjanjikan dan Menguntungkan
Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta
Wirausaha
Wirausaha merupakan suatu kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk atau jasa. Agar produk atau jasa tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, seorang wirausahawan harus mampu bertransformasi, berinovasi, memiliki kreativitas tinggi, serta peka terhadap lingkungan sekitar.
Mengutip Buku Ajar Praktek Kewirausahaan oleh Harningsih Fitri Situmorang, secara umum, wirausaha memiliki dua peran, yaitu penemu (inovator) dan perencana (planner). Sebagai penemu, wirausaha menemukan dan menciptakan produk, cara dan teknologi, ide, serta organisasi usaha.
Sedangkan sebagai perencana, wirausaha berperan merancang usaha, merancang usaha, merencanakan strategi perusahaan, serta merencanakan ide dan peluang dalam perusahaan.
Wirausaha menciptakan usaha atau bisnisnya sendiri sehingga tidak bergantung pada orang lain. Karena itu, 100% persen aset atau penghasilan dari usaha yang dijalankan merupakan miliknya sendiri.
Namun, seorang wirausaha juga bisa memiliki tanggung jawab lebih karena ada karyawan yang bekerja untuknya. Mereka perlu memiliki perencanaan angka panjang agar usahanya bisa lebih menguntungkan.
Contoh wirausaha antara lain:
Katering rumahan
Bisnis restoran
Percetakan
Bisnis pulsa
Usaha toko sembako
Usaha potong rambut atau salon
Baca juga: 5 Usaha yang Lagi Viral dan Cocok Dijadikan Ide Bisnis
Wiraswasta
Secara luas, wiraswasta dapat diartikan dengan seseorang atau yang mengembangkan usaha atau produk-produk bisnis milik orang lain. Mengutip buku Pemahaman Kewirausahaan oleh Arif Yusuf Hamali dkk., seorang wiraswasta memiliki motivasi yang besar untuk maju berprestasi.
Meski statusnya hanya bekerja sama, seorang wiraswasta tetap memiliki andil dalam menambah nilai dan manfaat dari usaha yang dikembangkannya. Tujuannya agar bisnis tersebut dapat berjalan dengan lebih lancar.
Berbeda dengan wirausaha yang harus fokus sepenuhnya pada bisnisnya, wiraswasta bersifat lebih fleksibel. Dari segi waktu kerja sampai aturan kerja, semua menyesuaikan dengan kebutuhan orang lain.
Wiraswasta biasanya memiliki fokus terhadap berbagai pekerjaan. Itu sebabnya, pekerjaan yang diambil pun cenderung bersifat sementara dan memiliki batas waktu tertentu. Misalnya, seorang freelancer atau pekerja lepas yang bisa bekerja sebagai fotografer, desainer grafis, maupun ilustrator.
Selain freelancer, contoh wiraswasta antara lain:
Content creator
Influencer
Investor
Reseller
Dropshiper
Penulis
Make up artist
(ADS)
Baca juga: 10 Ide Usaha Sampingan Online Bidang Fashion
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan wirausaha?

Apa yang dimaksud dengan wirausaha?
Wirausaha merupakan suatu kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk atau jasa.
Pekerjaan wirausaha itu apa?

Pekerjaan wirausaha itu apa?
Secara luas, wiraswasta dapat diartikan dengan seseorang atau yang mengembangkan usaha atau produk-produk bisnis milik orang lain.
Apa saja contoh wiraswasta?

Apa saja contoh wiraswasta?
Misalnya, seorang freelancer atau pekerja lepas yang bisa bekerja sebagai fotografer, desainer grafis, maupun ilustrator.
