Konten dari Pengguna

Persamaan Teks Anekdot dan Cerita Lucu beserta Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teks anekdot. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teks anekdot. Foto: Pixabay

Daftar isi

Dalam ilmu sastra, anekdot dan cerita lucu atau humor termasuk dalam jenis teks lucu. Keduanya sama-sama menghibur dan mengundang gelak tawa para pembaca.

Dijelaskan dalam buku Cermat Berbahasa Indonesia oleh Sutarno, S.Pd., teks anekdot adalah teks lucu yang mengandung pesan berupa sindiran terhadap fenomena sosial yang sedang terjadi. Melalui teks ini, seseorang bisa mengemas kritik yang ingin disampaikan dalam bentuk hiburan.

Berbeda dengan teks anekdot, cerita lucu murni bertujuan untuk menghibur pembacanya. Tidak ada kritik sosial ataupun makna lain yang tersirat di dalamnya, sehingga pembaca tak perlu menebak-nebak apa maksud dari humor tersebut.

Dari segi struktur dan kebahasaan, cerita lucu disampaikan tanpa ada aturan yang mengikat. Pembuat teks boleh menyampaikan humornya dengan gaya bahasa seperti apa saja. Sedangkan, pada teks anekdot ada ciri kebahasaan yang harus dipatuhi, di antaranya:

  • Menggunakan bentuk dialog atau narasi.

  • Menggunakan kalimat retoris.

  • Menggunakan kalimat sindiran.

  • Menggunakan konjungsi temporal.

  • Menggunakan kata kerja aksi.

  • Menggunakan kalimat imperatif.

  • Menggunakan kalimat seru.

Itu adalah beberapa perbedaan teks anekdot dan cerita lucu. Lalu bagaimana dengan persamaan keduanya? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan berikut ini.

Persamaan Teks Anekdot dan Cerita Lucu

Ilustrasi persamaan teks anekdot dan cerita lucu. Foto: Pixabay

Persamaan teks anekdot dan cerita lucu pada dasarnya adalah sifatnya yang menghibur. Terlepas dari tujuannya yang berbeda, keduanya sama-sama selalu disajikan dengan kelucuan yang mengundang tawa.

Karena dapat menghibur pembaca, tak heran jika anekdot dan cerita lucu kerap digunakan sebagai bahan candaan saat sedang berkumpul bersama teman atau keluarga.

Persamaan lainnya adalah panjang teksnya yang cenderung singkat. Meski tak ada aturan baku mengenai berapa jumlah kata teks anekdot dan cerita lucu, kedua teks tersebut biasanya ditulis tak lebih dari sekitar 200 kata.

Agar lebih mudah memahami persamaan teks anekdot dan cerita lucu, simak contohnya berikut ini yang dikutip dari buku Bahasa Indonesia Kelas X oleh Suherli, Maman Suryaman, Aji Septiaji, dan Istiqomah dan Buku Siswa Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas 10 tulisan Drs. Subadiyana berikut ini.

Contoh Teks Anekdot

Ilustrasi tertawa membaca teks anekdot. Foto: Pixabay

Dosen yang juga Menjadi Pejabat

Di kantin sebuah universitas, Udin dan Tono dua orang mahasiswa sedang berbincang-bincang.

Tono: “Saya heran dengan dosen ilmu politik, kalau mengajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri.”

Udin : “Ah, begitu saja diperhatikan sih Ton.”

Tono: “Ya, Udin tahu sebabnya.”

Udin: "Barangkali saja, beliau capek atau kakinya tidak kuat berdiri."

Tono: Udin "Bukan itu sebabnya, Din. Sebab dia juga seorang pejabat."

Udin: "Loh, apa hubungannya."

Tono: "Ya, kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain.”

Udin: “???”

Contoh Cerita Lucu

Takut Anjing

Pada suatu pagi ada seorang laki-laki sedang bersepeda. Sampai pada suatu tempat di depannya ada beberapa anak kecil laki-laki yang sedang berjalan-jalan.

Saat itu, ada seekor anjing yang sedang duduk di seberang jalan. Ketika melewati anjing itu, salah satu dari anak itu menggoda si anjing dengan suara guk, guk, guk!. Namun, si anjing tidak menanggapi godaan itu, kecuali hanya tetap menjulur-julurkan lidahnya dan memandang ke arah anak-anak itu.

Laki-laki bersepeda itu pun mendahului anak-anak itu. Seraya berpapasan, anak-anak tersebut terkejut dengan kehadiran laki-laki pesepeda."Oh, saya kira anjing!"

Lelaki bersepeda itu pun mendengar kata-kata anak itu. Dalam hati berkata, "Masa anjing bisa naik sepeda?! Dasar penakut!"

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan teks anekdot?

chevron-down

Teks anekdot adalah teks lucu yang mengandung pesan berupa sindiran terhadap fenomena sosial yang sedang terjadi.

Apa itu cerita lucu?

chevron-down

Cerita lucu murni bertujuan untuk menghibur pembacanya.

Apa perbedaan anekdot dan cerita lucu?

chevron-down

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari tujuan, struktur, dan ciri kebahasaannya.