Konten dari Pengguna

Perut Panas Saat Hamil: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perut panas saat hamil. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perut panas saat hamil. Foto: pixabay

Perut panas saat hamil dalam dunia medis dikenal dengan istilah heartburn. Keluhan ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal yang menyebabkan relaksasi sphincter cardiac yang berada di antara kerongkongan dan perut.

Mengutip buku Menu dan Resep untuk Ibu Hamil karya Rita Ramayulis, dkk. (2009), heartburn juga bisa disebabkan oleh tekanan difragma akibat pembesaran rahim. Gerakan refleksnya dapat memicu asam lambung masuk ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi panas di perut.

Heartburn dapat dikontrol dengan menghindari makanan yang berbau tajam, makanan asam, dan mengurangi kebiasaan makan dalam jumlah besar. Duduk selama kurang lebih 1 jam setelah makan juga bisa membantu mengatasi kondisi ini.

Umumnya, keluhan perut panas saat hamil bisa dirasakan pada trisemester kedua kehamilan. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang gejala perut panas saat hamil (heartburn) beserta penyebab dan cara mengatasinya.

Keluhan Perut Panas Saat Hamil

Keluhan perut panas atau heartburn sering kali membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Biasanya, keluhan ini akan berlanjut seiring bertambahnya usia kehamilan dan dapat menghilang usai persalinan.

Ilustrasi perut panas saat hamil. Foto: pixabay

Heartburn berkaitan erat dengan masalah pencernaan. Kondisi ini menggambarkan peristiwa regurgitasi atau refluks dari asam lambung ke esophagus bagian bawah karena gerakan peristaltik yang membalik.

Dijelaskan dalam Buku Ajar Asuhan Kebidanan Kehamilan karya Miftahul Khairoh, dkk., asam lambung tersebut dipengaruhi oleh cairan asam hidroklorid di dalam perut. Jika cairan diproduksi dalam jumlah banyak, maka bisa menyebabkan sensasi panas terbakar pada perut dan tenggorokan ibu hamil.

Pada beberapa kasus, cairan tersebut bahkan bisa melukai kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak enak di mulut. Selain karena refluks asam lambung, heartburn pada ibu hamil juga bisa disebabkan oleh:

  • Relaksasi atau penurunan motalitas saluran cerna akibat peningkatan hormon progesteron.

  • Penekanan lambung karena pembesaran uterus.

  • Berkurangnya/sempitnya ruang abdomen karena desakan dari pembesaran uterus.

Heartburn lebih berisiko dialami oleh ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit magh. Jika Anda merasakan gejalanya, segera periksakan diri ke dokter kandungan.

Nantinya, dokter akan meresepkan beberapa obat untuk menetralkan asam lambung di dalam perut Anda. Selanjutnya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan.

Ilustrasi perut panas saat hamil. Foto: pixabay

Ibu hamil yang mengalami gejala heartburn tidak boleh mengonsumsi obat atau makanan dengan kandungan sodium bikarbonat atau antasid. Sebab, kandungan tersebut tidak dapat diserap dan dapat menghasilkan alkalosis.

Antasid juga dapat menurunkan penyerapan asam lambung dan meningkatkan risiko anemia. Untuk penanganan terbaik, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Makan dalam porsi kecil namun sering untuk menghindari penuhnya saluran pencernaan.

  • Hindari makan makanan berat sebelum tidur.

  • Pertahankan postur tubuh yang baik (tegak dan tidak bungkuk) guna menyediakan ruang yang cukup untuk fungsi abdomen.

  • Lakukan stretching atau peregangan bagian lengan ke atas kepala untuk memberikan ruang yang cukup bagi fungsi abdomen.

  • Hindari makanan pedas, berbumbu tajam, dan berlemak. Sebab, makanan tersebut dapat menghambat motalitas saluran pencernaan dan sekresi asam lambung yang dibutuhkan dalam sistem pencernaan.

  • Hindari makan makanan yang sangat dingin.

  • Hindari makan bersamaan dengan minum.

  • Hindari berbaring setelah makan.

  • Minum susu dan es krim rendah lemak.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa penyebab perut panas saat hamil?

chevron-down

Keluhan tersebut disebabkan oleh tekanan difragma akibat pembesaran rahim yang menyebabkan gerakan reflek.

Apa istilah perut panas saat hamil dalam dunia medis?

chevron-down

Keluhan perut panas saat hamil dalam dunia medis dikenal dengan istilah heartburn.

Bagaimana cara mengatasi perut panas saat hamil?

chevron-down

Heartburn dapat dikontrol dengan menghindari makanan yang berbau tajam, makanan asam, dan mengurangi kebiasaan makan dalam jumlah besar.