Konten dari Pengguna

PKH-BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair? Ini Informasinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi PKH BPNT tahap 2 2026 kapan cair. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi PKH BPNT tahap 2 2026 kapan cair. Foto: Unsplash.

Setiap tahun pemerintah menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada keluarga miskin dan rentan di seluruh Indonesia. Penyaluran bansos ini dilakukan secara bertahap dalam empat periode sepanjang tahun.

Memasuki bulan April 2026, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ingin mengetahui kepastian PKH BPNT tahap 2 2026 kapan cair. Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini!

PKH-BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair?

Ilustrasi PKH BPNT tahap 2 2026 kapan cair. Foto: Unsplash.

Mengutip dari laman resmi Kemensos, pencairan PKH dilaksanakan bertahap dalam satu tahun, yaitu:

  • Tahap 1: Januari, Februari, Maret

  • Tahap 2: April, Mei, dan Juni

  • Tahap 3: Juli, Agustus, September

  • Tahap 4: Oktober, November, Desember

Dengan begitu, PKH-BPNT tahap 2 tahun 2026 diperkirakan cair sekitar bulan April, Mei, dan Juni. Namun, pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan untuk masing-masing daerah.

Pencairan dilakukan bertahap tergantung kesiapan wilayah dan proses verifikasi data oleh Kemensos. Estimasi paling cepat dimulai akhir April 2026 dan bisa berlanjut hingga Mei atau Juni 2026. Untuk memantau status pencairan, KPM disarankan rutin mengecek laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Besaran Bantuan PKH dan BPNT

Ilustrasi PKH BPNT tahap 2 2026 kapan cair. Foto: Unsplash.

Dikutip dari laman Kemensos, besaran bantuan PKH dihitung berdasarkan kategori anggota keluarga yang terdaftar. Setiap KPM bisa menerima lebih dari satu komponen apabila memiliki anggota keluarga yang masuk beberapa kategori sekaligus. Berikut rincian besaran PKH per tahap (per tiga bulan):

  • Ibu hamil dan masa nifas: Rp 750.000

  • Anak usia 0–6 tahun: Rp 750.000

  • Siswa SD/sederajat: Rp 225.000

  • Siswa SMP/sederajat: Rp 375.000

  • Siswa SMA/sederajat: Rp 500.000

  • Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000

  • Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp 600.000

  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2.700.000

Nantinya, bantuan akan disalurkan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, BSI, dan Mandiri) lewat rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau melalui PT Pos Indonesia bagi KPM yang terdaftar di jalur tersebut.

Selain PKH, KPM juga bisa menerima BPNT atau program sembako. Mengutip laman Kemensos, setiap KPM BPNT menerima bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan dalam bentuk saldo elektronik.

Saldo tersebut hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warung resmi yang telah bekerja sama dengan pemerintah dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan lain di luar kategori pangan.

Cara Cek Status Penerima PKH BPNT 2026

Ilustrasi PKH BPNT tahap 2 2026 kapan cair. Foto: Unsplash.

KPM dapat memverifikasi status kepesertaan melalui dua cara yang disediakan Kemensos sebagai berikut.

Melalui Website Cek Bansos

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.

  2. Masukkan data wilayah mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.

  3. Masukkan nama sesuai KTP dan kode captcha.

  4. Kemudian, klik "Cari Data".

Melalui Aplikasi Cek Bansos

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Google Play Store atau App Store.

  2. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.

  3. Pilih menu Cek Bansos. Lalu, masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.

  4. Terakhir, klik “Cari Data”.

(FHK)

Baca juga: 5 Kampus Swasta Jakarta yang Menerima KJMU