Konten dari Pengguna

Primodialisme: Pengertian, Dampak, dan Perbedaannya dengan Etnosentrisme

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi primodialisme. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi primodialisme. Foto: Freepik

Primodialisme terkadang menjadi salah satu sumber konflik di negara majemuk seperti Indonesia. Sejatinya setiap komunitas memiliki keunikannya masing-masing dan mereka berhak untuk mempertahankan kebudayaannya. Namun jika hanya mengutamakan identitasnya, seseorang akan sulit berinteraksi dan bekerja sama dengan kelompok lain.

Terkadang prasangka dan diskriminasi disebabkan karena sebagian masyarakat Indonesia hanya mengutamakan ikatan sosial yang dibawa sejak lahir. Tanpa memiliki keinginan untuk memahami suku bangsa dan budaya yang ada di sekitarnya.

Pengertian Primodialisme

Ilustrasi primodialisme. Foto: Freepik

Mengutip buku Sosiologi karya Kun Maryati (2014), primodialisme adalah ikatan-ikatan seseorang dalam kehidupan sosial yang sangat berpegang teguh terhadap hal-hal yang dibawa sejak lahir. Baik berupa suku bangsa, kepercayaan, ras, adat istiadat, daerah kelahiran, dan lain sebagainya.

Sedangkan dalam Buku Ajar Antropologi Kesehatan dalam Keperawatan oleh Asriwati dkk (2019), primodialisme didefinisikan sebagai paham dari anggota masyarakat yang memiliki kecenderungan untuk berkelompok sehingga terbentuklah suku-suku bangsa.

Sikap ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal, yaitu:

  • Adanya sesuatu yang dianggap istimewa dari ras, suku bangsa, daerah asal, dan agama seseorang.

  • Ingin mempertahankan keutuhan kelompok atau komunitasnya dari ancaman luar.

  • Adanya nila-nilai yang dijunjung tinggi karena berkaitan dengan sistem keyakinan.

Primodialisme ini erat kaitannya dengan etnosentrisme. Mengutip buku Get Success UN Sosiologi Untuk SMA karya Neni Nurmayanti Hasanah (2008), primodialisme membuat individu atau kelompok memiliki etnosentrisme.

Etnosentrisme adalah sikap menilai unsur-unsur kebudayaan lain dari kacamata kebudayaan sendiri. Dapat pula diartikan sebagai sikap yang menganggap cara hidup bangsanya adalah yang terbaik.

Dampak Primodialisme

Ilustrasi bertengkar. Foto: Freepik

Pada satu sisi, sikap primodialisme dapat berfungsi untuk melestarikan kebudayaan dan mempererat hubungan antar anggota komunitas. Namun di sisi lain, sikap ini juga memiliki dampak negatif, salah satunya adalah dapat merusakan integrasi nasional karena masing-masing kelompok berlomba untuk menjadi yang paling dominan. Dampak positif dan negatif lainnya dari primodialisme yaitu:

Dampak positif:

  • Meneguhkan rasa cinta tanah air

  • Mempertinggi kesetiaan terhadap bangsa

  • Meningkatkan semangat patriotisme

  • Menjaga keutuhan dan kestabilan budaya

Dampak negatif primodialisme:

  • Menghambat hubungan antar bangsa.

  • Menghambat proses asimilasi dan intergrasi

  • Mengurangi, bahkan menghilangkan objektivitas ilmu pengetahuan.

  • Penyebab terjadinya diskriminasi.

  • Dapat menimbulkan konflik antar kebudayaan suku-suku bangsa.

Frequently Asked Question Section

Pengertian Primordialisme

chevron-down

Ikatan-ikatan seseorang dalam kehidupan sosial yang sangat berpegang teguh terhadap hal-hal yang dibawa sejak lahir, misalnya suku bangsa, kepercayaan, ras, adat istiadat, daerah kelahiran, dan lain sebagainya.

Pengertian Etnosentrisme

chevron-down

Sikap menilai unsur-unsur kebudayaan lain dengan menggunakan kebudayaannya sendiri.

Dampak Positif Primordialisme

chevron-down

Melestarikan kebudayaan dan mempererat hubungan antar anggota kelompok.

(ERA)