Konten dari Pengguna

Prinsip-prinsip Masyarakat Madani Beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Masyarakat. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Masyarakat. Foto: Pixabay

Masyarakat madani merupakan suatu lingkungan yang warganya menciptakan kreativitas, mengatur, dan memobilisasi diri mereka sendiri tanpa keterlibatan negara. Istilah masyarakat madani merupakan terjemahan dari civil society yang dapat diartikan sebagai masyarakat yang berperadaban.

Di daerah Asia Tenggara, istilah masyarakat madani pertama kali dikenalkan oleh Anwar Ibrahim, mantan Perdana Menteri Malaysia. Menurutnya, masyarakat madani merupakan sistem sosial yang subur berdasarkan prinsip moral yang menjamin kebebasan individu dengan kestabilan masyarakat.

Menurut Bahmuller, ada lima ciri masyarakat madani, yakni:

  • Terintegrasinya individu-individu dan kelompok-kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial.

  • Menyebarnya kekuasaan sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan alternatif.

  • Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena keanggotaan organisasi-organisasi volunter mampu memberikan masukan-masukan terhadap keputusan-keputusan pemerintah.

  • Meluasnya kesetiaan (loyalty) dan kepercayaan (trust) sehingga individu-individu mengakui keterkaitannya dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri (individualis).

  • Adanya pembebasan masyarakat melalui kegiatan lembaga-lembaga sosial dengan berbagai perspektif.

Di sisi lain, terdapat pilar penegak masyarakat madani yang menjadi bagian dari kontrol sosial dan berfungsi mengkritisi kebijakan penguasa, yaitu lembaga swadaya masyarakat, pers, supremasi hukum, perguruan tinggi, dan partai politik.

Untuk mencapai masyarakat madani, ada prinsip-prinsip yang juga harus diperhatikan. Mengutip dari buku Kewarganegaraan & Masyarakat Madani, berikut prinsip-prinsip masyarakat madani:

  • Free public sphere, adanya ruang publik yang bebas sebagai sarana mengemukakan pendapat.

  • Demokratis, masyarakat berlaku santun dalam pola hubungan interaksi sosial dengan sekitarnya dengan tidak mempertimbangkan suku, ras, dan agama.

  • Toleran, sikap yang dikembangkan dalam masyarakat madani untuk menunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati kegiatan yang dilakukan orang lain.

  • Pluralisme, pertalian sejati kebhinekaan dalam ikatan-ikatan keadaban. Mengaku dan menerima kenyataan sosial yang beragam.

  • Keadilan sosial, keseimbangan dan pembagian yang proporsional terhadap hak dan kewajiban setiap warga negara mencakup seluruh aspek kehidupan.

(FEP)