Konten dari Pengguna

Profil Chelsie Monica, Pecatur Wanita Kebanggaan Indonesia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Chelsie Monica, pecatur profesional yang menjadi komentator di laga Dewa Kipas vs Irene Kharisma. Foto: Instagram/chelsie.monica
zoom-in-whitePerbesar
Chelsie Monica, pecatur profesional yang menjadi komentator di laga Dewa Kipas vs Irene Kharisma. Foto: Instagram/chelsie.monica

Chelsie Monica sukses mencuri perhatian setelah menjadi komentator dalam duel catur antara antara Dewa Kipas dan Grand Master Wanita (WGM) Irene Kharisma pada Senin (22/3) lalu. Selama pertandingan berlangsung, banyak penonton yang menanyakan akun Instagram perempuan 25 tahun tersebut.

Tak disangka, followers pemilik akun Instagram @chelsie.monica ini melonjak drastis. Sebelum pertandingan yang ditayangkan di kanal YouTube Deddy Corbuzier tersebut bergulir, Chelsie hanya memiliki sekitar 2 ribu pengikut. Kini followers-nya tembus angka 125 ribu.

Chelsie Monica sendiri merupakan pecatur bergelar Women International Master. Di usia belia, ia telah menjadi pecatur muda andalan Indonesia di banyak turnamen tingkat dunia.

Bagi yang ingin berkenalan lebih jauh, yuk simak profil Chelsie Monica berikut ini:

Profil Chelsie Monica

Pecatur wanita Indonesia, Chelsie Monica. Foto: Instagram/@chelsie.monica

Chelsie Monica Ignesias Sihite lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 2 November 1995. Ketertarikan Chelsie pada catur bermula saat dirinya kerap melihat sang ayah memainkan olahraga adu strategi tersebut. Ia pun meminta sang ayah untuk mengajarinya.

Di bawah didikan sang ayah, lambat laun bungsu dari tiga bersaudara ini mulai mengasah kemampuannya bermain catur. Ia pun memberanikan diri untuk berkompetisi ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Bakat Chelsie rupanya mencuri perhatian pelatih catur bernama Nugroho yang kemudian membimbingnya selama bertahun-tahun.

Ia mulai ikut kejuaraan tingkat daerah dan nasional, hingga mengikuti kejuaraan dunia pada 2005. Tiga tahun setelahnya, Chelsie menjadi juara di World School Chess Championship Singapura.

Chelsie Monica. Foto: instagram.com/@chelsie.monica

Chelsie mendapat gelar Woman International Master (WIM) tanpa harus melalui tiga kali norma WIM pada ASEAN+ Age Group Chess Championship 2011 di Tarakan.

Pada World Junior Chess Championship 2012 Girls Under 20 di Yunani, Chelsie berhasil finish di urutan kedelapan. Kemudian pada Olimpiade Catur 2012 di Istanbul, Turki, Chelsie mendapatkan norma grandmaster pertamanya.

Berikut deretan gelar juara yang berhasil ia rengkuh antara lain:

  • Juara 2 ASEAN Age Group Chess Championship di Muangthai 2005

  • Juara 2 di 6th World School Chess Festival di Singapura 2006

  • Juara 2 ASEAN Age Group Chess Championship di Indonesia 2006

  • Juara World School Chess Championship di Singapura 2008

  • Juara ASEAN Age Group Girl Under-16 di Filipina 2011

  • Juara 1 Turnamen Catur Piala Gubernur Chelyabinsk, Rusia, 2011

  • Medali emas catur SEA GAMES 2013 di Myanmar

  • Medali perak SEA GAMES 2019 di Filipina

(ERA)