Profil Fujiko A. Fujio, Kreator Ninja Hattori yang Meninggal Dunia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Duka tengah menyelimuti dunia manga dan anime. Fujiko A. Fujio, mangaka yang menciptakan Ninja Hattori, meninggal dunia di usia 88 tahun pada Kamis (7/4) pagi waktu setempat.
Mengutip dari Anime News Network, menurut keterangan polisi, Fujiko A. Fujio meninggal dunia di rumahnya di Kota Kawasaki, dekat Tokyo. Ia dilaporkan pingsan, tetapi sudah tak bernyawa saat petugas tiba di kediamannya.
Sampai sekarang belum diketahui apa penyebab Fujiko A. Fujio meninggal. Namun, polisi mengungkapkan bahwa Fujiko tidak mengalami cedera atau luka yang mencurigakan.
Kabar kematian Fujiko A. Fujio langsung menjadi trending topic di media sosial. Banyak yang merasa kehilangan sosok mangaka legendaris yang telah menghibur dengan cerita-cerita lucu dalam Ninja Hattori.
Untuk mengenang sosoknya, simak profil Fujiko A. Fujio di bawah ini yang dirangkum dari situs NDTV dan Manga Wiki.
Profil Fujiko A. Fujio
Motoo Abiko atau yang lebih dikenal dengan Fujiko A. Fujio, lahir di Prefektur Toyama, Jepang, pada tahun 1934. Saat duduk di bangku sekolah dasar, ia menjalin pertemanan dengan Hiroshi Fujimoto alias Fujiko F. Fujio, pencipta serial kartun Doraemon.
Setelah masuk SMP, mereka tetap berteman meski di sekolah yang berbeda. Terinspirasi dari komik karya Osamu Tezuka, Abiko dan Fujimoto menerbitkan majalah manga mereka sendiri. Dari situlah kecintaan Abiko terhadap dunia manga dimulai.
Namun, tanggung jawab Abiko sebagai anak sulung tak bisa dilepaskan begitu saja dan membuatnya tak bisa fokus pada dunia manga. Selepas lulus dari sekolah menengah pada 1952, Abiko sempat bekerja di penerbit surat kabar lokal bernama Toyama Newspaper Company.
Dua tahun berselang, tepatnya tahun 1954, Abiko dan Fujimoto memutuskan pindah ke Tokyo dan bermitra sebagai mangaka profesional dengan nama pena Fujiko Fujio. Mereka memulai debutnya lewat serial manga hit berjudul Obake no Q-Taro atau Little Ghost Q-Taro yang langsung menuai kesuksesan besar.
Pengalaman manis dan pahit dialami Abiko hingga ia mendirikan produksi manga Fujiko Studio Co. Ltd pada tahun 1960-an bersama Fujimoto. Selanjutnya, mereka mendirikan Studio Zero dengan salah satu karya populernya, Astro Boy.
Pada 1987, Fujiko Fujio memutuskan untuk mengakhiri kemitraan dan memilih jalan masing-masing. Abiko terus membuat manga sebagai Fujiko A. Fujio, begitu juga dengan Fujimoto yang berkarya di bawah nama samaran Fujiko F. Fujio.
Selain menciptakan serial manga lucu dan menghibur seperti Ninja Hattori, Fujiko A. Fujio juga dikenal dengan karya-karya yang menggambarkan sisi gelap masyarakat seperti Warau Salesman. Beberapa karya Fujiko A. Fujio lainnya adalah Kaibutsu-kun dan Shounen Jidai.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Siapakah Fujiko A. Fujio?

Siapakah Fujiko A. Fujio?
Fujiko A. Fujio merupakan mangaka terkemuka di Jepang yang menciptakan Ninja Hattori.
Siapa mangaka yang menjadi partner kerja Fujiko A. Fujio?

Siapa mangaka yang menjadi partner kerja Fujiko A. Fujio?
Hiroshi Fujimoto alias Fujiko F. Fujio. Mereka bermitra sebagai mangaka profesional dengan nama pena Fujiko Fujio.
Apa saja karya yang diciptakan Fujiko A. Fujio?

Apa saja karya yang diciptakan Fujiko A. Fujio?
Di antaranya Warau Salesman, Kaibutsu-kun dan Shounen Jidai.
