Konten dari Pengguna

Profil Gervonta Davis, Petinju Juara Dunia yang Masuk Islam

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gervonta Davis (kiri) melawan Isaac Cruz dalam perebutan gelar WBA kelas ringan di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 Desember 2021. Foto: Apu Gomez/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Gervonta Davis (kiri) melawan Isaac Cruz dalam perebutan gelar WBA kelas ringan di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 Desember 2021. Foto: Apu Gomez/AFP

Petinju juara dunia, Gervonta Davis, dikabarkan memeluk agama Islam baru-baru ini. Kabar tersebut disampaikan oleh mantan rapper asal Amerika Serikat, Mutah Beale, melalui akun Instagramnya.

Beale membagikan cuplikan video ketika Gervonta sedang mengucapkan kalimat syahadat. Proses ini dipandu langsung oleh imam masjid pada Senin (25/12/2023), bertepatan dengan perayaan Hari Natal.

Usai resmi memelukIslam, Gervonta pun mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak. Mutah Beale selaku sahabatnya menuliskan caption yang suportif. Melalui akun instagramnya, ia mengatakan:

“Alhamdulillah saudara kita Hasan As-Somali imam dari @gtwonmasjidofficial di Philly, memberikan syahadat kepada saudara kita tank @gervontaa selamat datang di islam akhi, semoga Allah memberikan keteguhan kalian, turut hadir saat syahadat, Abdul-Haq (Big Durk).”

Unggahan tersebut pun disambut baik oleh Badou Jack, petinju profesional yang beragama Islam. Ia menuliskan komentar, “Allahu Akbar!!!!!!”

Ingin kenal lebih dekat dengan sosok Gervonta Davis? Simak profil singkatnya dalam artikel berikut ini.

Profil Gervonta Davis

Gervonta Davis jelang melawan Isaac Cruz dalam perebutan gelar WBA kelas ringan di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 Desember 2021. Foto: Apu Gomez/AFP

Gervonta Davis dikenal sebagai petinju kidal yang berasal dari Baltimore, Maryland. Sebelum mengenal dunia tinju, Gervonta merupakan pemuda biasa yang hidup berkeliaran di jalan-jalan wilayah West Baltimore.

Wilayah tersebut dikenal penuh dengan kejahatan dan tindak kriminal. Di lingkungannya yang bebas itu, ia kerap bertemu dengan petinju-petinju amatir.

Sejak kecil, ia tertarik mengikuti kegiatan tinju tersebut. Hingga akhirnya, ia pun menemukan tempat aman untuk latihan bernama The Uptown Boxing Center.

Davis sering berlatih dengan temannya yang bernama Quaadir Gurley. Di kalangan petinju amatir lainnya, Gavis kerap dijuluki sebagai “Tank” karena memiliki bentuk kepala yang besar.

Quaadir Gurley pun memperkenalkan Davis kepada ayahnya, Calvin Ford. Sejak saat itu, Davis resmi menjadi murid dari Calvin. Mereka pun sering berlatih bersama dan memenangkan berbagai kejuaraan.

Mengutip laman Premiere Boxing Champions, pada tahun 2006-2008, Gervonta Davis pernah memenangkan tiga mahkota Sarung Tangan Perak Nasional berturut-turut. Kemudian pada tahun 2012, ia kembali memenangkan kejuaraan Sarung Tangan Emas Nasional.

Singkat cerita, beberapa kejuaraan dimenangkan oleh pria berusia 29 tahun tersebut. Ia pun mulai dikenal di kalangan masyarakat luas, khususnya yang menyukai tinju.

Gervonta Davis (kiri) melawan Isaac Cruz dalam perebutan gelar WBA kelas ringan di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 5 Desember 2021. Foto: Apu Gomez/AFP

Pada 27 Juli 2019, “Tank” dinobatkan sebagai orang pertama dari Baltimore yang bertahan di kejuaraan dunia. Dikutip dari Forbes, rekor ini dipecahkan usai Harry Jeffra kalah dalam pertarungan beberapa waktu sebelumnya.

Di pertengahan tahun 2021, Davis kembali menunjukkan kebolehannya. Ia berhasil menaikkan berat badannya hingga 140 pon dan mencetak TKO yang luar biasa pada ronde ke-11 atas Mario Barrios.

Dalam match tersebut, ia berhasil menyelesaikan pekerjaannya dengan sempurna. Aksi hebatnya ini disaksikan oleh lebih dari 16 ribu penonton di State Farm Arena.

Di puncak kariernya, tepatnya pada tahun 2023, Gervonta Davis memutuskan untuk masuk Islam. Kabar mualafnya ini menambah daftar panjang petinju kelas dunia yang masuk Islam, mulai dari Myke Tison, Muhammad Ali, Wilhelm Ott, dan lainnya.

(MSD)