Profil Taman Kusuma Bangsa IKN, Tempat Renungan Suci 17 Agustus 2024

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Taman Kusuma Bangsa IKN telah diresmikan pada Senin (12/8) oleh Presiden Joko Widodo. Taman yang berada di Kawasan Beranda Nusantara ini dibangun sebagai penghormatan kepada para pahlawan nasional yang telah gugurá.
Hal tersebut ditegaskan Presiden Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan Taman Kusuma Bangsa. “Dalam rangka memberikan penghormatan kepada para pahlawan, para pejuang negara, utamanya pendiri bangsa Bapak Bung Karno dan Bung Hatta, pada sore hari ini akan kita resmikan Taman Kusuma Bangsa,” ujar Presiden, dikutip dari laman Sekretariat Negara.
Adanya Taman Kusuma Bangsa ini diharapkan mampu menjadi ruang refleksi bagi masyarakat sekarang dan generasi mendatang tentang pentingnya mengenang jasa pahlawan. Simak profil Taman Kusuma Bangsa IKN berikut ini.
Profil Taman Kusuma Bangsa IKN
Luas kawasan Taman Kusuma Bangsa mencapai 1.915 meter persegi. Mengutip Antara, proses pembangunannya dimulai dari bulan Januari hingga Agustus dengan anggaran sebesar Rp 335,2 miliar.
Taman ini dirancang oleh I Nyoman Nuarta, seorang pematung terkenal asal Bandung yang telah melahirkan ratusan karya selama 50 tahun berkarier.
Beberapa karyanya yang terkenal dan dipajang di ruang publik ada Patung Jokowi di Sirkuit Mandalika, Patung Fatmawati Soekarno di Bengkulu, Monumen Garuda Wisnu Kencana di Bali, Monumen Proklamasi Indonesia di Jakarta, dan masih banyak lagi.
Sentuhan I Nyoman Nuarta yang paling mencolok di Taman Kusuma Bangsa adalah Patung Sayap Pelindung Nusantara yang berdiri megah di tengah taman. Kemudian di masing-masing sayap terdapat Patung Soekarno dan Patung Mohammad Hatta.
Dalam laman IKN dijelaskan bahwa Sayap Pelindung Nusantara merupakan struktur simbolis yang melambangkan perlindungan dan persatuan seluruh wilayah Nusantara. Sedangkan Patung Soekarno-Hatta didirikan untuk menggambarkan sosok yang menjadi simbol kepemimpinan dan perjuangan bangsa ini.
Selain tiga patung tersebut, terdapat pula beberapa elemen penting di Taman Kusuma Bangsa yang mencerminkan semangat kebangsaan, yakni:
Plaza, area terbuka yang menjadi pusat kegiatan di taman ini, tempat diadakannya berbagai upacara dan acara penghormatan.
Api Abadi, simbol semangat juang yang tidak pernah padam dan melambangkan tekad bangsa Indonesia yang terus menyala.
Monumen Bendera yang menjulang dengan tinggi 79 meter. Monumen ini telah mendapat rekor MURI sebagai yang tertinggi di Indonesia.
Dalam sistem penataan taman ini, pemerintah tidak hanya memerhatikan aspek keindahan, tapi juga keseimbangan alam, sehingga tercipta suasana yang asri dan menenangkan. Nantinya, taman ini akan dijadikan sebagai tempat Renungan Suci yang menjadi agenda tahunan negara.
Renungan Suci merupakan bagian dari rangkaian acara Peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan ini dilakukan pada pukul 00.00 setiap 17 Agustus. Tujuannya untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raganya demi mendapatkan kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Profil Lapangan Upacara IKN, Progres Sudah di Tahap Finalisasi
(DEL)
