Pronomina: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenisnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bahasa Indonesia, terdapat kelas kata yang disebut pronomina. Pronomina digunakan untuk menggantikan suatu nama atau objek tertentu dalam sebuah kalimat. Contohnya "ia", "dia", dan "saya".
Tujuan utama pronomina adalah untuk menghindari pengulangan kata dalam satu kalimat, yang dapat membuat kalimat menjadi kurang efektif. Pronomina biasanya dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan rujukan dan fungsinya.
Untuk memahami lebih jauh tentang pronomina, simak pengertian, cirii-ciri, dan jenis pronomina di bawah ini.
Pengertian Pronomina
Menurut Harimurti Kridalaksana dalam Kelas Kata dalam bahasa Indonesia, pronomina adalah kelas kata dalam bahasa yang memiliki fungsi untuk menggantikan kata benda atau frasa nomina dalam sebuah kalimat.
Perannya sebagai pengganti yang merujuk pada orang, benda, tempat, atau konsep lain yang sudah dikenal dalam konteks pembicaraan atau tulisan sebelumnya.
Fungsi utama penggunaan pronomina adalah menghindari pengulangan kata benda yang sama dalam sebuah teks atau percakapan, sehingga kalimat tersebut tidak rancu dan mudah untuk dipahami.
Pronomina dapat digunakan di berbagai posisi dalam sebuah kalimat, baik sebagai subjek, objek, atau bagian lainnya. Hal ini juga dapat berubah-ubah sesuai dengan konteks pembicaraan atau penulisan.
Baca Juga: 3 Contoh Pronomina Pesona beserta Pengertian dan Jenis-jenisnya
Ciri-ciri Pronomina
Dikutip dari buku Relasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Hukum Indonesia dalam Penyusunan Perjanjian dan Pembuatan Akta Notaris oleh Dr. H. Bachrudin, S.H., M.Kn, pronomina memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Pronomina biasanya terdapat pada subjek dan objek, tetapi tidak menutup kemungkinan terdapat pada posisi predikat
Pronomina mengacu pada hal yang tidak tetap atau berpindah-pendah, tergantung pada konteks yang dibahas dalam pembicaraan atau penulisan
Pronomina selalu menyesuaikan dalam konteks
Baca Juga: 15 Contoh Kata Pronomina dalam Bahasa Indonesia
Jenis-Jenis Pronomina
Dalam buku Morfologi Bahasa Indonesia karya Abdul Chaer, pronomina terdiri dari beberapa jenis, yakni:
1. Pronomina Berdasarkan Rujukannya
Penggolongan berdasarkan rujukan pronomina mencakup beberapa jenis, yaitu:
a. Pronomina Persona
Kata ganti yang menggantikan nama atau panggilan seseorang. Contohnya adalah "saya", "kamu", "mereka", yang digunakan untuk merujuk pada orang-orang dalam percakapan.
b. Pronomina Posesiva
Kata ganti yang menunjukkan kepemilikan atau kepunyaan. Contohnya adalah "milikku", "milikmu", "miliknya", yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan atas sesuatu.
c. Pronomina Interogativa
Kata ganti yang digunakan untuk menanyakan benda, waktu, tempat, keadaan, atau jumlah. Contohnya adalah "siapa", "apa", "di mana", "kapan", yang digunakan untuk bertanya dalam percakapan.
d. Pronomina Demonstrativa
Kata ganti yang digunakan untuk menunjuk orang atau benda secara spesifik. Contohnya adalah "ini", "itu", "sana", yang digunakan untuk menunjukkan lokasi atau objek dalam konteks pembicaraan.
e. Pronomina Relativa
Kata ganti yang mirip dengan konjungsi dan digunakan untuk menghubungkan klausa dengan klausa lainnya dalam sebuah kalimat. Contohnya adalah "yang", "di mana", "dengan siapa", yang menghubungkan dua frasa atau klausa dalam sebuah kalimat.
f. Pronomina Indefinit
Kata ganti yang merujuk pada orang atau benda yang belum jelas atau tidak ditentukan. Contohnya adalah "seseorang", "sesuatu", "siapa pun", yang digunakan untuk merujuk pada entitas yang tidak spesifik dalam percakapan.
2. Jenis Pronomina berdasarkan Fungsinya
Penggolongan berdasarkan fungsi pronomina mencakup:
a. Pronomina Takrif
Ini merupakan kata pengganti nomina yang referensinya jelas. Contohnya adalah "ini", "itu", yang digunakan untuk mengidentifikasi atau menegaskan suatu entitas yang sudah dikenal.
b. Pronomina Taktakrif
Pronomina ini tidak menunjuk pada orang atau benda tertentu. Contohnya adalah "barang", "sesuatu", yang digunakan untuk merujuk pada hal yang belum spesifik atau tidak terdefinisi dalam konteks pembicaraan.
(SAI)
