Proses Mendengar Bunyi Pada Manusia, Dimulai dari Daun Telinga Hingga ke Otak

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mampu mendengar bunyi merupakan fungsi utama yang dihasilkan oleh telinga. Sebagai indera pendengar, telinga mampu menangkap gelombang suara dengan frekuensi antara 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz.
Telinga merupakan saluran yang terbuka di bagian luar dan bersatu dengan tulang tengkorak. Telinga tersusun atas tiga bagian utama, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.
Masing-masing bagian bekerja menyaring suara yang masuk hingga akhirnya manusia dapat mendengarnya. Agar lebih jelas, berikut ulasan tentang bagian telinga lengkap dengan prosesnya dalam mendengar bunyi.
Bagian Telinga Manusia
Seperti disebutkan di awal, telinga manusia terdiri dari tiga bagian utama, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Masing-masing bagian tersebut memiliki fungsi dan sub bagiannya. Mengutip buku Biologi SMP Kelas IX, bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut:
1. Telinga bagian luar
Daun telinga (Auricula)
Saluran telinga
Membran timpani/gendang telinga
Ketiga bagian ini berfungsi sebagai penangkap bunyi.
2. Telinga bagian tengah
Saluran Eustachius yang menghubungkan antara telinga dengan faring dan berfungsi untuk menjaga agar tekanan di dalam dan luar telinga sama
Tulang pendengaran: tulang martil (maleus), tulang landasan (inkus), tulang sanggurdi (stapes) yang berfungsi meneruskan getaran suara ke tingkap oval.
3. Telinga bagian dalam
Koklea berisi cairan limfa dan terdapat organon korti sebagai saraf pendengaran, terdapat tingkap oval dan tingkap bundar.
Saluran setengah lingkaran berjumlah 3, isinya cairan endolimfa, ujungnya disebut ampula, dan di dalamnya terdapat saraf yang berubungan dengan otak. Fungsinya sebagai organ keseimbangan.
Proses Mendengar Bunyi
Mengutip buku Berkreasi Mendesain Pembelajaran Berbasis Etnosains untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan, proses mendengar diawali dengan ditangkapnya energi bunyi oleh daun telinga dalam bentuk gelombang yang dialirkan melalui udara atau tulang ke koklea.
Proses ini melalui tiga tahapan, yaitu tahap pemindahan energi fisik berupa stimulus bunyi ke organ pendengaran, tahap konversi atau tranduksi, dan tahap penghantaran impuls saraf ke kortek pendengaran.
Selanjutnya, gelombang bunyi masuk melalui telinga luar membran timpani. Proses ini mampu mengubah gelombang bunyi menjadi getaran.
Kemudian, bunyi berjalan ke koklea (rumah siput) dan menghasilkan getaran yang membuat cairan di rumah siput bergerak. Pergerakan ini mampu merangsang berbagai reseptor rambut di koklea.
Selanjutnya, bunyi bergerak menuju sel rambut yang memberikan respons berupa getaran. Getaran ini akan dikirim melalui saraf sensorik menuju otak dalam bentuk impuls.
Kemudian, otak menerima impuls dan menerjemahkannya lagi sebagai bunyi. Hingga akhirnya, bunyi pun dapat didengar oleh manusia.
Manusia dapat mendengar bunyi atau tidak bergantung pada kualitas telinganya. Selain itu, respons telinga terhadap frekuensi dan amplitudo juga turut memengaruhinya.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Telinga terdiri dari berapa bagian?

Telinga terdiri dari berapa bagian?
Telinga terdiri dari tiga bagian utama yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.
Berapa besaran frekuensi yang bisa ditangkap oleh telinga?

Berapa besaran frekuensi yang bisa ditangkap oleh telinga?
Besaran frekuensi yang bisa ditangkap telinga berkisar antara 20 Hz sampai 20.000 Hz.
Apa fungsi dari saluran setengah lingkaran?

Apa fungsi dari saluran setengah lingkaran?
Saluran setengah lingkaran berfungsi sebagai organ keseimbangan.
