Konten dari Pengguna

Proses Rekombinasi DNA beserta Kelebihannya Sebagai Rekayasa Genetika

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi DNA. Foto: Billion Photos/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi DNA. Foto: Billion Photos/Shutterstock

Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan dua DNA yang berbeda menjadi satu bagian. Proses ini dapat menyambungkan zat yang menyusun pembawa sifat atau kromosom pada makhluk hidup.

Dalam ilmu biologi, rekombinasi DNA disebut juga sebagai rekombinasi gen. Proses penggabungan ini berperan dalam proses perbaikan DNA yang terjadi secara alami maupun buatan.

Menurut sejarahnya, rekombinasi DNA pertama kali dilakukan pada tahun 1967. Hingga kini, berbagai adaptasi dan penyempurnaan terus dilakukan demi mendapatkan hasil yang lebih cepat dan akurat.

Hasil rekombinasi DNA dapat dilihat pada proses pembuatan hormon sintesis seperti hormon insulin untuk penderita diabetes, hormon testosteron untuk kesuburan pria, dan lain-lain. Bagaimana proses pembuatannya?

Proses Rekombinasi DNA

Ilustrasi tes DNA. Foto: Cryptographer/Shutterstock

Rekombinasi DNA terjadi ketika dua molekul DNA yang berbeda bergabung menjadi satu. Proses ini dapat terjadi secara alami maupun buatan dengan bantuan teknologi.

Secara alami, rekombinasi DNA dapat ditemui pada sel produksi, yakni sel sperma dan ovum. Hal ini diperlukan untuk menciptakan variasi genetik pada individu yang dihasilkan.

Mengutip situs Genome, rekombinasi alami juga terjadi pada sel-sel mitosis. Dalam proses tersebut, dua kromosom homolog saling bertukar bagian, sehingga membentuk kromosom yang baru.

Sedangkan secara buatan, rekombinasi DNA dapat dilakukan dengan bantuan teknologi yang disebut sebagai teknik rekombinasi in vitro. Teknik ini digunakan untuk membuat plasmid yang telah diperbaiki.

Di sisi lain, rekombinasi in vitro juga bisa digunakan untuk membuat varian gen yang diinginkan, mengekstrak gen , dan membuat hormon sintesis baru. Dikutip dari situs Britannica, berikut ini kelebihan rekombinasi DNA dibandingkan rekayasa genetik lainnya:

  • Rekombinasi DNA in vitro dapat digunakan untuk memperbaiki gen yang rusak atau membuat varian gen yang diinginkan.

  • Mampu memproduksi protein yang diinginkan, seperti protein terapeutik untuk mengobati penyakit tertentu seperti diabetes dan obesitas.

  • Membuat organisme yang diinginkan, seperti bakteri yang mampu menguraikan bahan limbah atau tanaman yang tahan terhadap hama.

  • Dapat digunakan dalam penelitian genetik. Misalnya untuk mengidentifikasi gen yang berperan dalam penyakit, mengetahui fungsi gen, serta mengembangkan terapi gen.

  • Dapat digunakan dalam proses pembuatan vaksin.

Macam-Macam Rekayasa Genetik

Ilustrasi sebuah sel dengan DNA. Foto: urfin/Shutterstock

Selain rekombinasi DNA, ada metode rekayasa genetik lainnya yang biasa digunakan dalam kegiatan penelitian. Dirangkum dari buku Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar 3 untuk SMP/MTs Kelas IX susunan Sukis Wariyono (2008), inilah penjelasan yang bisa dipahami.

1. Transplantasi inti

Transplantasi inti dilakukan dengan cara memindahkan satu inti sel ke inti sel lainnya agar mendapatkan individu baru yang sifatnya sesuai dengan inti yang diterima. Contohnya dapat dilihat pada kloning yang dilakukan untuk menghasilkan domba Dolly.

2. Fusi Sel

Fusi sel adalah proses peleburan sel dari dua spesies yang berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran sel yang diikuti dengan pelebaran sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami).

3. Teknologi plasmid

Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. Dalam rekayasa genetik ini, plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa kepanjangan dari DNA?
chevron-down

Deoxyribo Nucleic Acid.

Apa itu rekombinasi DNA?
chevron-down

Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan dua DNA yang berbeda menjadi satu.

Apa manfaat rekombinasi DNA?
chevron-down

Proses penggabungan ini berperan dalam proses perbaikan dan replikasi DNA yang terjadi secara alami maupun buatan.