Prospek Kerja Teknik Lingkungan untuk Wanita sebagai Jurusan yang Banyak Peminat

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknik lingkungan menjadi salah satu jurusan kuliah yang menarik perhatian banyak siswa lulusan SMA. Jurusan juga ini digemari oleh wanita karena berkaitan erat dengan pelestarian lingkungan.
Merujuk buku Kuliah Jurusan Apa? Jurusan Teknik Lingkungan oleh Widyanti Yuliandari, teknik lingkungan adalah jurusan perkawinan dari ilmu teknik sipil dan teknik kimia. Jurusan ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan dengan pendekatan teknologi.
Teknik lingkungan memiliki ruang lingkup yang cukup luas, yaitu pengolahan dan distribusi air bersih atau air minum, pengelolaan air limbah, sampah atau limbah padat, limbah B3, pengendalian pencemaran udara, manajemen keselamatan kerja, pengelolaan kualitas lingkungan, dan lain sebagainya.
Modal utama untuk masuk ke jurusan ini adalah memiliki minat terhadap lingkungan dan pelestariannya. Selain itu, wanita yang ingin terjun ke bidang ini harus menyukai kegiatan luar ruangan.
Karena bidang pekerjaan teknik lingkungan mengharuskan seseorang turun langsung ke lapangan. Misalnya saat melakukan perpetaan atau ilmu ukur tanah, sampling air atau udara, dan kegiatan lainnya.
Prospek Kerja Teknik Lingkungan untuk Wanita
Sebelum mendaftar ke teknik lingkungan, ada baiknya untuk mengetahui prospek kerja jurusan ini. Berikut prospek kerja teknik lingkungan untuk wanita yang disadur dari laman UC Riverside.
1. Manajer proyek air
Air bersih merupakan kebutuhan seluruh manusia di dunia. Namun karena banyaknya pencemaran lingkungan yang terjadi, kualitas air memerlukan perhatian khusus.
Dibutuhkan banyak usaha untuk memastikan kebersihan dan kelayakannya, sebelum disalurkan ke masyarakat luas. Kontribusi teknik sipil dalam bidang ini dapat membantu pemeliharaan sistem, desain, dan konstruksi bangunan.
2. Insinyur lingkungan
Posisi insinyur lingkungan merupakan pilihan dan cita-cita bagi seluruh mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan teknik lingkungan. Namun karena banyaknya lulusan sarjana di bidang ini, dianjurkan untuk melanjutkan studi lebih lanjut atau S2 agar lebih mudah meraih pekerjaan tersebut.
3. Konsultan teknik lingkungan
Permintaan akan jasa layanan konsultasi lingkungan terus mengalami peningkatan seiring banyaknya kerusakan yang terjadi. Ini bisa menjadi peluang bagi lulusan teknik lingkungan menggunakan keahliannya di bidang desain dan perencanaan untuk mengurangi dampak lingkungan dari sebuah bangunan.
4. Insinyur green building
Kerusakan lingkungan yang kian bertambah turut meningkatkan permintaan bangunan ramah lingkungan (green building). Tujuan dari green building sendiri adalah untuk menciptakan bangunan yang lebih hemat sumber energi dan melindungi alam dari dampak proyek ini.
Kompetensi Jurusan Teknik Lingkungan
Untuk mendapatkan pekerjaan di bidang teknik lingkungan, seseorang perlu memenuhi kompetensinya terlebih dahulu. Berikut kompetensi jurusan teknik lingkungan yang disadur dari laman Kemendikbud.
Mampu melakukan analisis perancangan sistem pengelolaan lingkungan (AMDAL, audit lingkungan, dan kajian lingkungan hidup strategis).
Mampu mengatasi permasalahan lingkungan.
Dapat menerapkan teknologi dalam mengelola limbah cair, gas, dan padat serta menerapkan SMK3 untuk melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Mampu melakukan analisis perancangan dan permasalahan sistem penyediaan air minum, drainase, pengelolaan, dan persampahan.
Mampu mengembangkan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan di bidang teknik lingkungan.
(DND)
