Puasa Ramadhan Tanggal Berapa? Ini Jadwal 1 Ramadhan 1444 Hijriah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam beberapa minggu, umat Muslim akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah. Untuk tahun ini, puasa Ramadhan tanggal berapa?
Secara umum, keputusan mulainya bulan puasa Ramadhan akan diketahui setelah dilaksanakannya sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Jadwal ini biasanya akan diumumkan sehari menjelang awal Ramadhan.
Namun, sudah ada beberapa lembaga yang menetapkan kapan tanggal 1 Ramadhan 2023, salah satunya Muhammadiyah. Lantas, kapan awal puasa dilaksanakan?
Puasa Ramadhan Tanggal Berapa?
Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan bagi seluruh umat Islam di dunia. Sepanjang bulan ini, umat Muslim akan melakukan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari setiap hari.
Berdasarkan hitungan Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1444 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023. Keputusan Muhammadiyah tentang awal puasa Ramadhan ini berdasarkan hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.
Dalam surat edaran yang diterbitkan Muhammadiyah, ijtimak jelang Ramadhan 2023 belum terjadi pada Selasa, 21 Maret 2023 atau bertepatan dengan 29 Syakban 1444 Hijriah.
Ijtimak terjadi pada esok harinya, yaitu 22 Maret 2023 atau 30 Syakban 1444 Hijriah. Dalam surat keterangan tersebut, dijelaskan bahwa tinggi bulan di seluruh wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam, bulan berada di atas ufuk.
Panjang bulan Syakban tahun ini pun digenapkan menjadi 30 hari sehingga 1 Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023. Pemerintah sendiri telah menetapkan hari libur nasional untuk Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijirah pada 22-23 April 2023.
Berdasarkan kedua keputusan tersebut, maka awal puasa Ramadhan diperkirakan jatuh pada tanggal 22 atau 23 Maret 2023, dengan asumsi puasa Ramadhan genap selama 30 hari.
Dalam menentukan awal Ramadhan, Indonesia menggunakan dua metode, yaitu metode hilal dan hisab. Kedua metode tersebut merujuk pada cara yang diterapkan organisasi Islam terbesar di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Baca Juga: Kapan Batas Ganti Puasa Ramadhan 2023? Ini Penjelasannya
Penetapan awal Ramadhan menurut Nahdlatul Ulama menggunakan metode rukyat (mengamati), sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan).
Adapun sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kemenag RI akan menggabungkan kedua metode tersebut sebagai rujukan awal Ramadhan di Indonesia.
Dalam bahasa Arab, "isbat" berarti penetapan atau penentuan. Masyarakat mengenal sidang isbat sebagai kegiatan yang identik dengan penentuan waktu jatuhnya hari besar Islam di Indonesia.
Dikutip dari Mengapa Umat Islam Tertinggal? Tawaran Indonesia untuk Dunia Islam oleh Muhammad Najib (2021: 111), sidang isbat dapat dimaknai sebagai sidang untuk menetapkan atau menentukan awal bulan pada kalender Hijriyah, termasuk Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
Seperti yang sudah disebutkan, adapun penyelenggaraan sidang isbat akan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis atau hisab, serta hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan rukyat.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Kapan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah?

Kapan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah?
Pemerintah telah menetapkan hari libur nasional untuk Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijirah pada 22-23 April 2023.
Kapan ijtimak Ramadhan 2023?

Kapan ijtimak Ramadhan 2023?
Ijtimak terjadi pada Rabu, 22 Maret 2023 atau 30 Syakban 1444 H.
Apa metode yang digunakan untuk menentukan Ramadhan?

Apa metode yang digunakan untuk menentukan Ramadhan?
Dalam menentukan awal Ramadhan, Indonesia menggunakan dua metode, yaitu metode hilal dan hisab. Kedua metode tersebut merujuk pada cara yang diterapkan oleh organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
