Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Puisi Pagi Romantis yang Dapat Memikat Hati Karya WS Rendra
24 Juni 2022 18:11 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Salah satu media untuk mengungkap rasa kasih dan sayang kepada seseorang adalah melalui puisi. Karya sastra satu ini berasal dari curahan hati sang penyair dan dibuat berdasarkan ungkapan perasaan yang dialaminya. Seiring berjalannya waktu, puisi pun mengalami perkembangan.
ADVERTISEMENT
Banyak sekali bermunculan puisi baru yang lebih bebas dan tak terikat seperti kebanyakan puisi lama. Agnes Pitaloka menuliskan dalam Seni Mengenal Puisi bahwa puisi merupakan bentuk ekspresi diri yang menggambarkan keresahan, kesenangan, imajinasi, kritik, dan pengalaman seseorang yang tersusun atas bahasa yang indah dan padat makna.
Jenis puisi yang paling banyak diminati ialah puisi romansa. Puisi ini berisi luapan perasaan cinta kasih dan menimbulkan efek romantisme.
Salah satu penyair dengan puisi romantis yang dikenal di Tanah Air yakni WS Rendra. Banyak dari karyanya yang disusun dengan kalimat indah dan memikat hati.
Puisi karya WS Rendra seringkali diberi judul random namun tetap memiliki kesan. Puisi-puisi ini dapat dikategorikan sebagai puisi pagi romantis karena terdapat beberapa baitnya yang sesuai dengan suasana pagi yang menyegarkan, juga keindahan alam. Berikut adalah beberapa puisi pagi romantis karya WS Rendra.
Puisi Pagi Romantis
Puisi pagi romantis yang didasarkan pada kejadian dan emosi sehari-hari ini dibuat oleh WS Rendra pada tahun 1958 yang diambil dari buku Puisi-Puisi Cinta (Republish) terbitan Bentang Pustaka.
ADVERTISEMENT
Melalui buku ini, WS Rendra melakukan eksperimen untuk mengasah kemampuan bahasa sehari-hari yang sederhana namun mampu mengungkapkan hal yang paling romantis dan puitis dalam kehidupan. Berikut adalah beberapa puisi romantis karya WS Rendra:
Permintaan
Wahai, rembulan yang bundar
jenguklah jendela kekasihku!
Ia tidur sendirian,
Hanya berteman hati yang rindu.
Kangen
Pohon cemara dari jauh
membayangkan panjang rambutnya
maka aku pun kangen kekasihku.
Kegemarannya
Pacarku gemar
mendengar aku mendongeng.
Dalam mendongeng selalu kusindirkan
bahwa aku sangat mencintainya.
Temperamen
Batu kali
ditimpa terik matahari.
Betapa panasnya!
Ketika malam kembali membenam
kali pun tenteram.
Bulannya sejuk
dan air bernyanyi
tiada henti.
Jika kita marah
pada kekasih
selamanya tak bisa lama.
Pahatan
Di bawah pohon sawo
di atas bangku panjang
ADVERTISEMENT
di bawah langit biru
di atas bumi kelabu
istirahatlah dua buah hati rindu.
Kepada Awan Lewat
Kepada sebuah awan lewat
aku berkata:
“Engkaulah sutra yang kembara
bulu domba lembut putih rupa!
Wahai, lindungilah matahari bagai bara
kerna kekasihku sedang berjalan
Kembali pulang dari sekolahnya!”
Dua Burung
Adalah dua burung
bersama membuat sarang.
Kami berdua serupa burung
terbang tanpa sarang.
Telah Satu
Gelisahmu adalah gelisahku.
Berjalanlah kita bergandengan
dalam hidup yang nyata,
dan kita cintai.
Lama kita saling bertatap mata
dan makin mengerti
tak lagi bisa dipisahkan.
Engkau adalah peniti
yang telah disematkan.
Aku adalah kapal
yang telah berlabuh dan ditambatkan.
Kita berdua adalah lava
yang tak bisa lagi diuraikan.
Optimisme
Cinta kita berdua
adalah istana dari porselen.
Angin telah membawa kedamaian
ADVERTISEMENT
membelitkan kita dalam pelukan.
Bumi telah memberi kekuatan,
kerna kita telah melangkah
dengan ketegasan.
Muraiku,
hati kita berdua
adalah pelangi selusin warna.
Ayam Jantan
Kekasihku sangat payah
setelah bersamaku menyusuri kota.
Sekarang tidur nyenyak melepas lelah
dalam bahagia dan mimpi.
Sebab itu,
wahai ayam jantan,
Janganlah berkokok terlalu pagi!
Janganlah Jauh
Janganlah jauh
bagai bulan
hanya bisa dipandang.
Jadilah angin
membelai rambutku.
Dan kita nanti
akan selalu berjamahan.
Kekasih
Kekasihku seperti burung murai
suaranya merdu.
Matanya kaca
hatinya biru.
Kekasihku seperti burung murai
bersarang indah di dalam hati.
(IMR)