Ragam Bahasa Indonesia: Macam-macam dan Ciri-cirinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia terdiri atas berbagai macam suku, budaya, agama, hingga bahasa. Dari unsur lain, bahasa menjadi media komunikasi yang digunakan seseorang untuk menyampaikan sebuah pesan atau informasi kepada pihak yang dituju.
Perlu diketahui bahwa Bahasa Indonesia juga memiliki ragamnya masing-masing. Penggunaan bahasa ini terkadang menyesuaikan dengan keadaan atau bidang-bidang tertentu. Contohnya ketika berbicara dalam lingkup Ilmu Fisika, maka akan ditemukan kata-kata yang jarang didengar seperti destruksi, interferensi, dan lainnya.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa ragam Bahasa Indonesia adalah variasi kata-kata berdasarkan pemakaian, topik yang dibicarakan, hubungan pembicara, lawan bicara, orang yang dibicarakan, serta medium pembicara.
Macam-macam ragam Bahasa Indonesia dikelompok menjadi empat, yaitu berdasarkan media, standar, cara pandang penutur, hingga topik pembicaraanya. Simak ulasannya sebagai berikut.
Ragam Bahasa Berdasarkan Media
Dilihat dari media atau sarananya, Bahasa Indonesia dibedakan menjadi dua, yaitu ragam lisan dan tulisan.
Ragam Lisan
Ragam bahasa lisan merupakan bahasa yang dihasilkan melalui alat ucap dengan fonem sebagai unsur dasarnya. Ciri-ciri dari ragam lisan adalah:
Memerlukan orang kedua/teman bicara;
Tergantung situasi, ruang, dan waktu;
Tidak harus memperhatikan unsur gramatikal, namun memerlukan intonasi serta bahasa tubuh;
Berlangsung cepat;
Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu;
Kesalahan dapat langsung dikoreksi.
Ragam Tulis
Ragam bahasa tulisan adalah bahasa yang dihasilkan dengan menggunakan rangkaian huruf sebagai unsurnya. Ciri-ciri dari ragam bahasa tulisan yaitu:
Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara;
Tidak tergantung kondisi, ruang, serta waktu;
Harus memperhatikan unsur gramatikal;
Berlangsung lambat;
Selalu memakai alat bantu;
Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi;
Hanya terbantu dengan tanda baca.
Ragam Bahasa Berdasarkan Standar
Terdapat penggolongan ragam bahasa berdasarkan standar atau kebakuan bahasa. Perbedaan antara ragam standar, nonstandar, dan semi standar dilakukan atas dasar:
Topik yang sedang dibahas;
Hubungan antarpembicara;
Medium yang digunakan;
Lingkungan atau situasi saat pembicaraan terjadi.
Ciri yang membedakan antara ragam standar, semi standar, dan non standar di antaranya meliputi:
Penggunaan kata sapaan dan kata ganti;
Imbuhan;
Penggunaan konjungsi;
Penggunaan fungsi yang lengkap.
Ragam Bahasa Indonesia Berdasarkan Cara Pandang Penutur
Apabila dilihat dari cara pandang penutur atau pembicaranya, ragam Bahasa Indonesia dibedakan menjadi:
Ragam Dialek, contohnya: “Gue udah baca itu buku.”
Ragam Terpelajar, contohnya: “Saya sudah membaca buku itu.”
Ragam Resmi, contohnya: “Saya sudah membaca buku itu.”
Ragam Tak Resmi: “Saya sudah baca buku itu.”
Ragam Bahasa Indonesia Berdasarkan Topik Pembicaraan
Terdapat berbagai ragam bahasa yang digunakan dilihat dari topik pembicaraannya. Topik yang dimaksud meliputi hukum, bisnis, agama, sosial, sains, dan lainnya.
Salah satu ciri dari ragam tersebut adalah ragam ilmiah memiliki beberapa karakteristik seperti:
Bahasa Indonesia ragam baku;
Penggunaan kalimat efektif;
Menghindari makna ganda;
Penggunaan kata dan istilah yang bermakna lugas dan menghindari pemakaian kata dan istilah yang bermakna kiasan;
Menghindari penonjolan persona dengan tujuan menjaga keobjektifan isi tulisan;
Adanya keselarasan dan keruntutan antarproposisi dan antaralinea.
(VIO)
