Ragam Mitos Gerhana Bulan yang Dipercaya Masyarakat Hingga Kini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerhana bulan merupakan fenomena alam yang terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus. Saat prosesnya terjadi, matahari berada pada jarak bujur astronomis 180 derajat dari posisi bulan.
Mengutip buku Rangkuman Materi Pengayaan Tata Surya karya Ni Nengah Mudari (2021), gerhana bulan terjadi pada fase bulan purnama (full moon). Namun, bulan purnama tidak selalu menjadi pertanda munculnya fenomena gerhana bulan.
Hal ini disebabkan oleh bidang orbit bulan yang mengitari bumi tidak sejajar dengan bidang orbit bumi yang mengitari matahari. Dalam ilmu sains, peristiwa ini disebut sebagai bidang ekliptika.
Di Indonesia dan negara lain, gerhana bulan sering dikaitkan dengan mitos-mitos tertentu. Seperti apa? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan dalam artikel berikut ini.
Mitos Gerhana Bulan
Bagi sebagian orang, gerhana bulan dianggap sebagai hal yang menakutkan. Sebab saat gerhana terjadi, secara perlahan bulan akan menjadi sangat gelap. Setelah beberapa saat, barulah bulan menunjukkan wujudnya yang cemerlang kembali.
Masyarakat Jawa percaya bahwa fenomena gerhana bulan disebabkan oleh peristiwa tertelannya bulan oleh raksasa besar. Sehingga, warna bulan menjadi gelap gulita.
Keterbatasan intelektual dan ilmu pengetahuan membuat orang zaman dahulu mempercayai mitos tersebut. Mereka juga kerap mengaitkannya dengan keyakinan primitif manusia.
Setiap gejala alam yang muncul selalu dikaitkan dengan kekuatan-kekuatan supranatura dan keyakinan keagamaan. Beberapa di antaranya bahkan masih dipercaya hingga kini.
Sebagian masyarakat Jawa mempercayai bahwa gerhana bulan merupakan pertanda akan terjadinya bencana atau bala. Sehingga, mereka kerap melakukan tindakan tertentu agar terhindar dari bala tersebut. Misalnya dengan mengumpat di bawah kolong meja, tidak keluar malam, dan lain-lain.
Tidak hanya itu, ada banyak mitos gerhana bulan lainnya yang masih dipercaya oleh masyarakat hingga kini. Mengutip tulisan Sayful Mujab yang berjudul Gerhana: Antara Mitos, Sains, dan Islam, berikut rangkumannya:
Bila gerhana bulan terjadi di bulan Muharam, maka akan terjadi wabah penyakit dan kemiskinan. Akan ada raja atau pemimpin suatu negeri yang meninggal.
Bila gerhana bulan terjadi di bulan Safar, maka selama tiga bulan tidak akan turun hujan. Kemarau ini diselingi dengan angin yang sangat kencang.
Bila gerhana bulan terjadi di bulan Rabiul awwal, maka sang raja atau pemimpin negeri sedang bersusah hati tanpa diketahui oleh rakyat yang sedang berbahagia.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Rabiul akhir, itu bermakna akan ada wabah penyakit yang menimpa orang miskin.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Jumadil awal, itu berarti akan ada kebaikan. Contohnya harga sandang dan pangan akan turun.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Jumadil akhir, itu bermakna akan datang hujan dan akan banyak hewan peliharaan yang mati.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Rajab, itu bermakna kebutuhan hidup akan mudah dan murah. Namun, banyak manusia yang berselisih paham
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Sya’ban, itu bermakna akan datang wabah penyakit menular. Tapi harga sandang pangan akan turun dan mudah didapat.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Ramadhan, itu bermakna akan datang musim hujan yang berkepanjangan disertai kilatan dan gemuruh guntur.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Syawal, itu bermakna semua harga kebutuhan pokok akan naik.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Dzulqa’dah, itu bermakna banyak rakyat yang akan menderita akibat kerusuhan di dalam negeri.
Bila gerhana bulan terjadi pada bulan Dzulhijjah, itu bermakna akan ada kebaikan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga negeri.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu gerhana bulan?

Apa itu gerhana bulan?
Gerhana bulan merupakan fenomena alam yang terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus.
Kapan gerhana bulan terjadi?

Kapan gerhana bulan terjadi?
Gerhana bulan terjadi pada fase bulan purnama (full moon)
Apa mitos yang dipercaya masyarakat Jawa tentang gerhana bulan?

Apa mitos yang dipercaya masyarakat Jawa tentang gerhana bulan?
Sebagian masyarakat Jawa mempercayai bahwa gerhana bulan merupakan pertanda akan terjadinya bencana atau bala.
