Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan: Makna dan Contoh Ucapannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ungkapan "Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan" merupakan bentuk doa bagi umat Hindu. Kalimat ini mengandung arti spiritual yang mencerminkan rasa syukur.
Kalimat "Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan" diucapkan saat umat Hindu di Bali merayakan Hari Raya Galungan. Hari suci ini dirayakan dengan penuh suka cita dan semarak untuk memperingati terciptanya alam semesta dan seluruh isinya.
Sebetulnya, apa makna ucapan "Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan"? Berikut adalah penjelasan dan arti tradisi Galungan bagi umat Hindu di Bali tahun 2025 yang dimulai pada 23 April.
Sejarah Tradisi Galungan
Dikutip dari Pendidikan Toleransi Sasak Muslim Bali Hindu di Kota Mataram, L. Khothibul Umam (2021: 142), “Galungan” artinya “menang” atau “pertarungan”. Galungan dimaknai sebagai kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (kejahatan). Artinya, perayaan Galungan merupakan pengingat akan pentingnya menjaga harmoni dan keseimbangan antara unsur baik dan buruk dalam kehidupan.
Dikutip dari buku Agama Hindu oleh I Wayan Midastra (2007:52), saat perayaan Galungan, umat Hindu mempersembahkan berbagai sesajen terbaik kepada Sang Hyang Widhi Wasa dan seluruh manifestasinya sebagai wujud bakti dan syukur.
Sebelum perayaan, masyarakat Hindu Bali biasanya melakukan upacara penyucian diri. Setelah itu, mereka saling mengunjungi kerabat untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Perayaan Galungan juga kerap dihiasi dengan ucapan "Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan". Ucapan ini adalah bentuk doa dan harapan untuk keluarga dan sanak saudara.
Baca juga: 6 Ucapan Galungan dan Kuningan Bahasa Bali 2025 dan Artinya
Makna Ucapan Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan
Ucapan “Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan” berasal dari bahasa Bali. Mengutip I Ketut Subagiasta, & Ni Wayan Gateri (2024) dalam Filosofi Hari Suci Agama Hindu, kata “rahajeng” artinya selamat, “nyanggra” artinya menyambut, dan “rahina” artinya hari. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kalimat "Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan" artinya "Selamat Menyambut Hari Raya Galungan."
Ucapan ini merupakan bagian penting dari tradisi lisan dan spiritual masyarakat Hindu di Bali. Selain sebagai bentuk sapaan hangat, kalimat ini juga mengandung doa agar setiap insan dinaungi kebahagiaan, kedamaian, serta keberkahan dari Sang Hyang Widhi Wasa.
Berikut beberapa inspirasi ucapan "Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan" yang bisa dibagikan kepada keluarga dan teman sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan untuk perayaan Galungan 2025:
Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan lan Kuningan 2025. Selamat menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan 2025.
Rahajeng Galungan 2025. Selamat merayakan kemenangan dharma atas adharma dengan penuh kedamaian.
Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan! Selamat merayakan Hari Suci Galungan 2025. Semoga kebaikan selalu menang atas kejahatan dan kita semua senantiasa dilindungi oleh Sang Hyang Widhi Wasa.
Rahajeng Galungan lan Kuningan. Semoga Sang Hyang Widhi Wasa selalu memberikan kita kebahagiaan dan kedamaian.
(SLT)
