Rasio Profitabilitas: Pengertian, Manfaat, dan Jenis-jenisnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat tiga kategori rasio keuangan, salah satunya adalah rasio profitabilitas atau rasio rentabibilitas. Rasio ini kerap digunakan untuk melihat efektivitas manajemen dalam menjalankan operasional perusahaan.
Mengutip buku Analisis Laporan Keuangan: Pemahaman dasar dan Analisis Kritis Laporan Keuangan yang ditulis oleh Aldila Septiana (2018), rasio profitabilitas sangat penting bagi pengguna laporan keuangan, khususnya investor ekuitas dan kreditur.
Pengertian Rasio Profitabilitas
Menurut Sayfri (2008), rasio profitabilitas adalah rasio yang mampu menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendapat laba melalui kas, modal, penjualan, jumlah karyawan, dan lainnya.
Rasio profitabilitas juga bisa didefinisikan sebagai rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atau keuntungan dari aktivitas normal bisnisnya.
Mengutip buku Analisis Kinerja Manajemen tulisan Hery, SE (2015), rasio profitabilitas bisa diukur dengan membandingkan berbagai komponen dalam laporan laba rugi atau neraca. Pengukuran ini bisa dilakukan untuk beberapa periode.
Manfaat Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas memberikan sejumlah manfaat bagi pihak yang berkepentingan, mulai dari perusahaan hingga pihak luar perusahaan. Apa saja manfaatnya? Simak ulasan dibawah ini:
Membandingkan posisi laba perusahaan dari tahun sebelumnya dan tahun sekarang.
Mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu.
Menilai perkembangan laba seiring perkembangan waktu.
Mengukur marjin laba kotor, laba operasional, dan laba bersih atas penjualan bersih.
Mengukur laba bersih yang akan dihasilkan dari setiap rupiah dana dalam total aset dan total ekuitas.
Jenis-jenis Rasio Profitabilitas
Ada beberapa jenis rasio profitabilitas yang bisa digunakan. Setiap rasio dapat disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Berikut jenis-jenis rasio profitabilitas yang dikutip dari skrispi Analisis Rasio Profitabilitas Sebagai Alat untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Jayawi Solusi Abadi Medan oleh Mutia Raisa Nasution (2018):
1. Return on Assets
Rasio return on assets menunjukkan kemampuan perusahaan dengan menggunakan semua aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan laba setelah pajak. Rasio ini penting bagi manajemen untuk mengevaluasi efesiensi manajemen perusahaan dalam mengelola aktiva keseluruhan perusahaan.
2. Return on Equity
Rasio ini memperlihatkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba setelah pajak dengan menggunakan modal perusahaan. Semakin tinggi rasio ini, maka semakin efisien penggunaan modal sendiri oleh manajemen perusahaan.
3. Net Profit Margin
Rasio net profit margin dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan. Semakin besar net profit margin, maka semakin baik perusahaan. Sebab, perusahaan dianggap mendapat laba yang cukup tinggi.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Itu Rasio Profitabilitas?

Apa Itu Rasio Profitabilitas?
Rasio profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atau keuntungan dari aktivitas normal bisnisnya.
Manfaat Rasio Profitabilitas

Manfaat Rasio Profitabilitas
Beberapa manfaat rasio Profitabilitas, yakni menilai perkembangan laba seiring perkembangan waktu, mengukur marjin laba kotor, dan lainnya.
Jenis-jenis Rasio Profitabilitas

Jenis-jenis Rasio Profitabilitas
Rasio Profitabilitas terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah net profit margin.
