Reklame: Pengertian, Ciri-ciri, dan Fungsinya Sebagai Media Promosi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Reklame adalah suatu media atau alat untuk menyampaikan informasi, menawarkan, mempromosikan, serta memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada publik. Biasanya, reklame dibuat dengan gambar dan kata-kata yang menarik supaya masyarakat mau membeli produk atau jasa tersebut.
Secara umum, fungsi reklame dikelompokkan menjadi dua jenis yakni untuk kepentingan bisnis dan aksi sosial. Pada bidang bisnis, reklame digunakan untuk mengajak calon konsumen membeli suatu produk atau jasa. Sedangkan pada aksi sosial, reklame digunakan untuk mengajak masyarakat mematuhi suatu imbauan.
Reklame bisa dibuat oleh siapa saja, baik individu, kelompok, maupun institusi. Media promosi ini memiliki memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan yang lain. Apa saja? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Pengertian Reklame, Ciri-ciri dan Fungsinya
Reklame berbeda dengan iklan dan poster. Mengutip buku 99% Sukses Ulangan Harian SD Kelas 5, reklame lebih mengutamakan kata-kata dan gambar, iklan lebih mengutamakan kata-kata, sedangkan poster lebih mengutamakan gambar.
Secara umum, reklame berfungsi sebagai media informasi untuk menyampaikan pesan kepada khalayak. Adapun beberapa fungsi reklame sebagai berikut:
Menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai suatu brand, produk, atau jasa.
Mengajak atau memengaruhi masyarakat sehingga mereka mau menggunakan suatu.
Menciptakan dan membangun kesan baik masyarakat terhadap suatu brand, produk, atau jasa yang diinformasikan.
Mengupayakan kepuasan tertentu kepada konsumen. Menjadi media atau alat komunikasi antara penjual dengan calon konsumen.
Ciri-ciri reklame berbeda dengan poster dan iklan. Berikut penjelasan lengkapnyanya yang dikutip dari buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 1 oleh Desi Damayanti, dkk.,:
1. Menggunakan kalimat yang sederhana
Umumnya, reklame menggunakan kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti. Ini karena target audiens dari reklame adalah masyarakat umum yang memiliki tingkat pendidikan beragam. Dengan menggunakan kalimat sederhana, informasi reklame dapat dimengerti oleh berbagai pihak.
Mengutip buku Beriklan dan Berpromosi Sendiri karya Fred E. Hann, dkk., kunci keberhasilan desain papan reklame terletak pada pesan yang langsung terlihat. Pesan itu harus dapat dimengerti dan membangkitkan motivasi walau hanya dipandang sekilas.
2. Menarik dan mencolok
Agar mendapat perhatian khalayak ramai, biasanya reklame dibuat dengan komposisi desain dan warna yang mencolok. Warna ini terdiri dari kumpulan warna yang indah saat dilihat, tidak norak, dan segar.
Gambar dan ilustrasi juga biasa dimasukkan dalam papan reklame untuk memudahkan masyarakat memahami isi teksnya. Tidak lupa, diperhatikan pula tata letak yaitu posisi penempatan gambar dan tulisan agar menarik dan mudah untuk dilihat.
3. Jujur
Dalam hal ini, pesan yang disampaikan dalam reklame harus jujur dan tidak dibuat-buat. Tidak boleh memasukkan kalimat promosi yang tidak mendeskripsikan produk sama sekali. Pemasang reklame harus tahu betul kelebihan dan kelemahan produknya, baru kemudian disampaikan dengan bahasa yang diplomatis.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan reklame?

Apa yang dimaksud dengan reklame?
Reklame adalah suatu media atau alat untuk menyampaikan informasi, menawarkan, mempromosikan, serta memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada publik.
Apa perbedaan antara reklame, poster, dan iklan?

Apa perbedaan antara reklame, poster, dan iklan?
Reklame lebih mengutamakan kata-kata dan gambar, iklan lebih mengutamakan kata-kata, sedangkan poster lebih mengutamakan gambar.
Apa fungsi reklame?

Apa fungsi reklame?
Fungsi reklame dikelompokkan menjadi dua jenis yakni untuk kepentingan bisnis dan aksi sosial. Pada bidang bisnis, reklame dapat digunakan untuk mengajak calon konsumen membeli produk atau jasa yang ditawarkan. Sedangkan pada aksi sosial, reklame digunakan untuk mengajak masyarakat mematuhi suatu imbauan.
