Rekomendasi Program Kerja OSIS yang Kreatif dan Inovatif

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Organisasi Siswa Intra Sekolah atau OSIS merupakan organisasi yang berada di tingkat sekolah menengah, yaitu SMP dan SMA. Para pengurus OSIS yang terpilih dituntut menciptakan program kerja OSIS yang kreatif dan inovatif.
Menjadi pengurus OSIS merupakan keinginan banyak siswa. Pasalnya, menjadi anggota OSIS dapat memberikan berbagai manfaat, seperti menambah pengalaman dan kemampuan berorganisasi.
Umumnya, OSIS memiliki seorang pembimbing yang perannya dipegang guru yang dipilih pihak sekolah. Ia yang akan membimbing anggota OSIS untuk menciptakan program-program yang kreatif.
Program Kerja OSIS yang Kreatif
Disadur dari buku Manajemen Layanan Khusus di Sekolah oleh Wildan Zulkarnain, sejarah terbentuknya OSIS dilatarbelakangi oleh dua periode gerakan organisasi kesiswaan, yakni sebelum dan sesudah 1966.
Kehidupan organisasi kesiswaan sebelum 1966 banyak dipengaruhi partai politik yang ingin mencari simpati masyarakat, termasuk dari para pelajar. Hal ini tidak sesuai dengan landasan dasar OSIS, yakni Pancasila dan UUD 1945.
OSIS memiliki asas kekeluargaan dan kegotongroyongan yang mengedepankan musyawarah mufakat untuk menjalankan organisasi. OSIS pun berperan besar dalam menyediakan wahana aktualisasi dan ekspresi bebas peserta didik sesuai bakat dan potensi.
Wahana aktualisasi dan ekspresi itu berupa program kerja yang kreatif dan inovatif. Dikutip dari situs sman15samarinda.sch.id, ada beberapa program kerja yang OSIS bisa dijadikan rekomendasi.
Baca juga: 5 Tugas Sekretaris OSIS: Atur Jadwal hingga Membuat Proposal
1. Program Keagamaan
Kegiatan OSIS dalam program keagamaan antara lain:
Mengadakan acara peringatan perayaan keagamaan, seperti halal bihalal sekolah sebagai rangkaian hari raya Idul Fitri atau penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha.
Mengadakan acara kajian keagamaan setiap Jumat sore.
Membuat jadwal untuk membersihkan mushola sekolah.
2. Program Pengembangan Budi Pekerti
Contoh program OSIS di bidang pengembangan budi pekerti antara lain:
Pengumpulan uang saat ada orang tua siswa yang meninggal dunia.
Membuat jadwal bakti sosial ke berbagai tempat seperti panti asuhan, panti jompo, rumah singgah, dan lainnya, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Membuat agenda tahunan kegiatan seminar dengan materi pembentukan karakter dan budi pekerti.
3. Program Kesenian
Membuat agenda pentas seni untuk memeriahkan momen tertentu seperti peringatan Hardiknas dan sebagainya.
Membuat jadwal program latihan kesenian, seperti tari, drama dan sebagainya.
Membuat jadwal piket untuk membersihkan ruang kesenian.
4. Program Kenegaraan
Melakukan pengibaran dan penurunan bendera setiap pagi dan sore di sekolah.
Melakukan perawatan bendera seperti mencuci bendera.
Mempersiapkan upacara rutin maupun upacara peringatan besar seperti hari kemerdekaan.
Mengadakan perlombaan untuk memperingati hari kemerdekaan.
5. Program Kebersihan Lingkungan
Melakukan kerja bakti secara berkala untuk membersihkan lingkungan sekolah.
Merapikan peralatan belajar mengajar di kelas.
Membersihkan dan merapikan buku-buku yang ada di perpustakaan.
Mengadakan kegiatan menanam pohon atau tanaman lainnya.
6. Program Kesehatan
Melakukan program olahraga bersama, seperti senam, jalan sehat, dan sebagainya.
Mengadakan pertandingan secara berkala, seperti basket dan sepak bola antar kelas.
Melakukan perawatan perlengkapan olahraga, seperti membersihkan matras, bola, dan lain sebagainya.
Frequently Asked Question Section
Apa kepanjangan OSIS?

Apa kepanjangan OSIS?
Organisasi Siswa Intra Sekolah.
Di mana OSIS dibentuk?

Di mana OSIS dibentuk?
OSIS dibentuk di sekolah tingkat menengah, yaitu SMP dan SMA.
Kenapa banyak siswa ingin masuk OSIS?

Kenapa banyak siswa ingin masuk OSIS?
Karena bisa menambah pengalaman dan kemampuan berorganisasi.
(ECI)
