Konten dari Pengguna

Rekrutmen Perwira PK TNI 2026, Simak Syarat dan Program Studi yang Dibutuhkan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejumlah prajurit Kopassus berjalan saat mengikuti apel peringatan HUT ke-72 Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah prajurit Kopassus berjalan saat mengikuti apel peringatan HUT ke-72 Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Penerimaan Perwira Prajurit Karier (PK) TNI Reguler Gelombang I Tahun 2026 telah resmi dibuka. Kesempatan ini diperuntukkan bagi seluruh WNI dengan latar belakang pendidikan di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, teknik, hukum, ekonomi, hingga seni dan olahraga.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen-tni.mil.id mulai 25 Januari hingga 25 Februari 2026. Calon peserta diminta untuk mempersiapkan dokumen asli dan salinan sesuai ketentuan pendaftaran.

Peserta yang lulus tahap verifikasi administrasi akan mendapatkan informasi lanjutan mengenai tahapan seleksi berikutnya melalui akun masing-masing. Agar tidak keliru, simak informasi lengkap rekrutmen Perwira PK TNI Tahun 2026 di bawah ini.

Syarat Umum Calon Perwira PK TNI 2026

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono (kedua kiri) menginspeksi pasukan saat Apel Gelar Pasukan dan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI AL di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (4/11/2022). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO

Berdasarkan informasi resmi dari laman rekrutmen-tni.mil.id, berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI), pria atau wanita, bukan anggota TNI, Polri, maupun PNS

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

  • Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba

  • Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm dengan berat badan seimbang

  • Lulusan D4, S1, S1 Profesi, atau S2 dengan jurusan sesuai kebutuhan TNI

  • Usia maksimal 28 tahun untuk D4/S1 dan 30 tahun untuk S1 Profesi/S2 saat pembukaan pendidikan

  • Akreditasi perguruan tinggi dan jurusan atau program studi minimal B atau Baik Sekali saat lulus

  • IPK minimal 2,80 untuk akreditasi A/Unggul dan 3,00 untuk akreditasi B/Baik Sekali

  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama, kecuali jurusan kedokteran umum dengan ketentuan berlaku

  • Membawa fotokopi sertifikat akreditasi universitas dan program studi yang dikeluarkan oleh BAN PT

  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI

  • Bagi yang sudah bekerja harus mendapatkan persetujuan dari instansi dan sanggup membuat persyataan diberhentikan dengan hormat jika lulus seleksi dan masuk pendidikan

  • Membawa surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari rumah sakit pemerintah

  • Lulusan luar negeri wajib mendapat pengesahan Kemendikbudristek dan transkrip konversi nilai

  • Tidak memiliki catatan kriminal yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri

  • Tidak bertato dan tidak bertindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat

  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun

  • Memiliki kartu BPJS

Program Studi yang Dibutuhkan untuk Pria

Ilustrasi Prajurit TNI. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Melalui unggahan resmi Instagram Puspen TNI @puspentni disampaikan bahwa program studi jenjang D4 dan S1 untuk pria yang dibutuhkan meliputi:

  • Kesehatan: Kedokteran, Keperawatan, Farmasi, Psikologi, Gizi, Radiologi, hingga Teknik Biomedis

  • Penerbangan dan Kedirgantaraan: Penerbang, Teknik Dirgantara, Teknik Listrik Bandara Udara, Aeronautika, hingga Nautika

  • Teknik dan Rekayasa: Teknik Sipil, Mesin, Elektro, Arsitektur, Informatika, Kimia, Industri, hingga Keamanan Siber

  • Geospasial dan Lingkungan: Teknik Geodesi, Geografi, Oseanografi, Meteorologi, Astronomi, hingga Ilmu Kelautan

  • Teknologi Informasi dan Kreatif: Manajemen Informatika, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Desaun Grafis, DKV, dan Produksi Media

  • Ekonomi dan Manajemen: Akuntansi, Analisis Keuangan Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, hingga Manajemen Bisnis

  • Bahasa, Sosial, dan Humaniora: Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Mandarin, Bahasa Perancis, Ilmu Sejarah, Ilmu Perpustakan, Ilmu Komunikasi, dan Statistik.

  • Agama dan Filsafat: Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Keagamaan Katolik, Teologi Kristen Protestan, hingga Ilmu Filsafat/Teologi Hindu

  • Seni dan Olahraga: Pendidikan Seni Musik, Kepelatihan Olahraga, dan Tata Boga

  • Hukum dan Politik: Ilmu Politik, Ilmu Hukum, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Internasional, dan Hukum Tata Negara

  • Pertanian, Perkebunan, Perikatanan dan Kelautan: Pertanian, Perikanan, Peternakan, Biologi, Agronomi dan Holtikultura, Teknologi Hasil Pertanian, hingga Ilmu Tanah

  • Intelijen: Agen Intelejen/Analis Intelijen

  • Permesinan: Mesin Otomotif

Program Studi yang Dibutuhkan untuk Wanita

Ilustrasi prajurit TNI Angkatan Darat. Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Adapun formasi program studi untuk wanita meliputi:

  • Kesehatan: Keperawatan, Gizi, Kedokteran, Farmasi, Rekam Medik, Radiologi, Analisis Kesehatan, Optometri, hingga Psikologi

  • Teknik dan Informatika: Teknik Sipil, Teknik Komputer, Teknik Informatika, Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

  • Keamanan Siber: Rekayasa Kriptografi dan Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi

  • Hukum: Hukum Pidana, Hukum Perdata, dan Hukum Internasional

  • Ekonomi: Ekonomi/Akuntansi dan Manajemen Administrasi Perkantoran

  • Bahasa: Bahasa dan Sastra Indonesia dan Pendidikan Bahasa Inggris

  • Sosial dan Humaniora: Ilmu Perpustakan, Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, dan Hubungan Internasional

Baca Juga: Beasiswa S2 Double Degree Kemenag 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Syaratnya

(SA)